UPDATE

Apple Rekrut Tim Huxe dan Lisensikan Teknologinya

11/10/2026 02:51

CIANJUR.CO - Apple mengungkap kesepakatan dengan startup audio personal Huxe melalui dokumen yang disampaikan kepada Komisi Eropa. Perusahaan teknologi itu akan menawarkan pekerjaan kepada sejumlah anggota tim Huxe sekaligus memperoleh lisensi non-eksklusif atas hak kekayaan intelektual milik startup tersebut. Kesepakatan ini bukan pengambilalihan Huxe secara penuh.

Berdasarkan laporan TechCrunch AI, pengaturan seperti ini dikenal sebagai reverse acqui-hire. Dalam pengajuan kepada Komisi Eropa, Apple menyebut akan membuat tawaran kerja kepada “karyawan tertentu Huxe AI” dan menerima “lisensi non-eksklusif atas hak kekayaan intelektual Huxe”. Dokumen tersebut tidak merinci siapa saja yang menerima tawaran maupun apakah mereka menyetujuinya.

Kesepakatan itu juga tidak menjelaskan rencana Apple terhadap teknologi yang dilisensikan. Dengan demikian, pengungkapan di hadapan Komisi Eropa hanya memuat cakupan pokok perjanjian: tawaran pekerjaan kepada sebagian karyawan dan izin penggunaan kekayaan intelektual secara non-eksklusif. Tidak ada keterangan dalam dokumen mengenai produk tertentu yang akan dikembangkan Apple dari kesepakatan tersebut.

Baca juga: Deretan Agen AI yang Bisa Diakses Lewat Pesan Teks

Huxe menghentikan layanan pada Mei

Huxe didirikan oleh para pengembang yang sebelumnya mengerjakan fitur podcast hasil kecerdasan buatan di NotebookLM, yang baru-baru ini berganti nama menjadi Gemini Notebook. Startup itu mengumumkan pada 21 Mei bahwa mereka akan berhenti beroperasi. Pengumuman di situs Huxe menyatakan aplikasinya akan dihapus dari toko aplikasi Apple dan Google, layanan dihentikan, serta data pengguna dihapus.

Dalam pernyataannya, tim Huxe mengatakan, “Tim ini beralih ke hal-hal baru, dan kami tidak akan melanjutkan pengembangan produk.” Perusahaan juga menyampaikan terima kasih kepada para pengguna. Mereka mengapresiasi orang-orang yang telah menggunakan aplikasi, menceritakannya kepada teman, serta mengirimkan saran dan gagasan. Menurut tim, keterlibatan itu membuat para pengguna merasa ikut membangun produk bersama mereka.

Tak lama setelah pengumuman penutupan tersebut, Apple memberi tahu Komisi Eropa mengenai kesepakatannya pada 9 Juni. Materi yang tersedia tidak menyebutkan secara pasti hubungan antara penghentian layanan Huxe dan perjanjian Apple. Waktu pengajuan itu menunjukkan bahwa pemberitahuan kepada Komisi Eropa dilakukan setelah Huxe menyatakan akan menutup produknya, tetapi tidak mengungkap rincian proses negosiasi.

Baca juga: TechCrunch Disrupt 2026 Digelar 13–15 Oktober, Tampilkan 300 Startup

Belum ada kepastian soal fitur podcast Apple

Perjanjian yang dilaporkan itu disebut sebagai bentuk reverse acqui-hire, sebuah pola yang muncul dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan lebih besar dapat merekrut anggota penting dari sebuah startup dan melisensikan teknologinya tanpa membeli startup tersebut secara langsung. Istilah ini juga kerap membingungkan: sejumlah pihak menyebutnya reverse acqui-hire, sementara yang lain menggunakan istilah acqui-hire biasa.

Pola tersebut dipandang sebagai cara untuk memperoleh talenta dan teknologi kecerdasan buatan tanpa menarik perhatian antimonopoli sebesar yang mungkin timbul dari akuisisi penuh. Namun, laporan itu tidak menyatakan bahwa pertimbangan tersebut menjadi alasan khusus di balik langkah Apple. Kesepakatan dengan Huxe juga belum menjelaskan bagaimana Apple akan memanfaatkan lisensi maupun apakah anggota tim yang ditawari pekerjaan akan bergabung.

Baca juga: Anthropic Hentikan Akses Internet Langsung untuk Evaluasi Internal AI

Pengumuman Huxe muncul hanya sehari setelah Spotify memperkenalkan fitur pembuatan podcast bertenaga kecerdasan buatan. Kedekatan waktunya memunculkan kemungkinan bahwa Apple ingin menambahkan kemampuan serupa ke aplikasi Podcasts. Namun, kemungkinan tersebut belum dikonfirmasi oleh dokumen Komisi Eropa ataupun pernyataan Apple yang dikutip dalam laporan.

Para eksekutif teknologi tampak tertarik pada gagasan bahwa audio personal dapat menggantikan podcast biasa, bahkan mungkin interaksi antara orang tua dan anak. Meski demikian, belum jelas berapa banyak pendengar umum yang menyetujui gagasan itu. Materi mengenai kesepakatan Apple dan Huxe tidak memberikan keterangan lebih lanjut tentang rencana produk, sasaran pengguna, atau bentuk fitur yang mungkin dibuat.