Gempa Sarangani Philippines 4.5 M 23 Okt 2011 - 17:09:29 WIB

Gempa Sarangani Philippines 4.5 M 23 Okt 2011 - 17:09:29 WIB
Gempa Sarangani Philippines 4.5 M 23 Okt 2011 - 17:09:29 WIB

Gempa bumi di Sarangani Philippines berkekuatan 4.5 magnitude, kedalaman 35,0 KM pada lintang 4.194 dan bujur 127.153. Waktu kejadian 23 Okt 2011 17:09:29 WIB.

Lokasi Gempa Sarangani Philippines

Gempa berada di sekitar 230 km Tenggara dari Sarangani, Philippines (Kabupaten Tidak Ditemukan)

Data dari USGS mencatat tingkat urgent mencapai nilai 312, gempa yang mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat lokal, namun jarang memicu kerusakan fisik.

Minimum Distance (Jarak Minimum)

Berikut ini jarak horizontal terdekat antara episenter (pusat) gempa dengan stasiun seismik/sensor pencatat gempa bumi yang mendeteksinya.

Tingkat presisi data posisi dan kedalaman pada gempa ini tergolong Sangat Akurat, karena posisi sensor pencatat gempa berada sangat dekat dengan pusat guncangan (hanya sekitar 0,0 km).

Jumlah Stasiun Seismik

Kalkulasi parameter gempa ini didukung oleh rekaman data dari 34 stasiun pencatat gempa.

Jika gempa ditangkap oleh banyak sekali sensor pencatat gempa bumi di berbagai lokasi. Hal ini membuat perhitungan matematis mengenai kekuatan (magnitudo) dan lokasi koordinat gempa menjadi sangat valid, kokoh, dan sulit terbantahkan.

Namun jika semakin sedikit sensor atau alat yang berhasil merekam guncangan gempa (biasanya karena gempanya terlalu kecil, berada di pedalaman ekstrem, atau di tengah samudra yang minim sensor terdekat) bukan berarti tidak valid atau kurang valid, hanya estimasi akurasinya semakin kecil.

Sumber Data

Laporan data parameter gempa bumi ini bersumber dari analisis resmi yang dirilis oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Keselarasan Sensor

Evaluasi sisa waktu tempuh (RMS) menunjukkan hasil Variasi Tinggi, Terdapat perbedaan waktu tempuh gelombang yang cukup besar (1.3 detik), mengindikasikan perhitungan posisi mengandalkan stasiun seismik jarak jauh.

Azimuthal Gap

Tingkat kerataan jaringan deteksi (Azimuthal Gap) berada pada status Sangat Sempurna, karena posisi pusat gempa dikepung dengan sangat merata dari segala penjuru oleh stasiun seismik (tingkat kesenjangan arah hanya 72.9 derajat).

Kekuatan gempa dihitung berdasarkan metode Gelombang Badan (mb), yang melacak perambatan gelombang primer melalui bagian dalam lapisan bumi.

Gempa Sarangani Philippines 4.5 Magnitudo

Guncangan gempa Magnitudo 4.1 hingga 5.0 tergolong sedang: Gempa 4.5 magnitude di Sarangani Philippines terasa jelas oleh hampir semua orang di dalam ruangan. Jendela, pintu, dan barang pecah belah akan bergetar atau berdentang. Beberapa benda pajangan bisa jatuh, namun kerusakan struktur bangunan sangat jarang terjadi.

Gempa Bumi Dangkal (Kedalaman 10 km hingga 60 km)

Gempa pada kedalaman 35,0 km, biasanya terjadi di kerak bumi hingga bagian atas mantel luar bumi. Gempa dengan kedalaman di rentang ini paling sering terjadi dan paling merusak bagi manusia jika magnitudonya besar. Karena pusat gampanya dekat dengan permukaan, energi yang dilepaskan tidak banyak teredam sebelum mencapai pemukiman.