Gempa Palu Indonesia 4.2 M 13 Okt 2011 - 18:25:09 WIB
Gempa bumi di Palu Indonesia berkekuatan 4.2 magnitude, kedalaman 35,0 KM pada lintang -0.524 dan bujur 119.993. Waktu kejadian 13 Okt 2011 18:25:09 WIB.
Gempa berada di sekitar 44 km Utara-Timur Laut dari Palu
Data dari USGS mencatat tingkat urgent mencapai nilai 271, gempa yang mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat lokal, namun jarang memicu kerusakan fisik.
Minimum Distance (Jarak Minimum)
Berikut ini jarak horizontal terdekat antara episenter (pusat) gempa dengan stasiun seismik/sensor pencatat gempa bumi yang mendeteksinya.Tingkat presisi data posisi dan kedalaman pada gempa ini tergolong Sangat Akurat, karena posisi sensor pencatat gempa berada sangat dekat dengan pusat guncangan (hanya sekitar 0,0 km).
Jumlah Stasiun Seismik
Kalkulasi parameter gempa ini didukung oleh rekaman data dari 22 stasiun pencatat gempa.
Jika gempa ditangkap oleh banyak sekali sensor pencatat gempa bumi di berbagai lokasi. Hal ini membuat perhitungan matematis mengenai kekuatan (magnitudo) dan lokasi koordinat gempa menjadi sangat valid, kokoh, dan sulit terbantahkan.
Namun jika semakin sedikit sensor atau alat yang berhasil merekam guncangan gempa (biasanya karena gempanya terlalu kecil, berada di pedalaman ekstrem, atau di tengah samudra yang minim sensor terdekat) bukan berarti tidak valid atau kurang valid, hanya estimasi akurasinya semakin kecil.
Sumber Data
Laporan data parameter gempa bumi ini bersumber dari analisis resmi yang dirilis oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Keselarasan Sensor
Evaluasi sisa waktu tempuh (RMS) menunjukkan hasil Cukup Selaras, Rekaman waktu gelombang antarsensor memiliki sedikit selisih variasi normal sekitar 0.95 detik.
Azimuthal Gap
Tingkat kerataan jaringan deteksi (Azimuthal Gap) berada pada status Ideal, karena sebaran sensor pencatat di sekitar episenter masih tergolong proporsional dengan celah sudut sebesar 122 derajat.
Kekuatan gempa dihitung berdasarkan metode Gelombang Badan (mb), yang melacak perambatan gelombang primer melalui bagian dalam lapisan bumi.
Gempa Palu Indonesia 4.2 Magnitudo
Guncangan gempa Magnitudo 4.1 hingga 5.0 tergolong sedang: Gempa 4.2 magnitude di Palu Indonesia terasa jelas oleh hampir semua orang di dalam ruangan. Jendela, pintu, dan barang pecah belah akan bergetar atau berdentang. Beberapa benda pajangan bisa jatuh, namun kerusakan struktur bangunan sangat jarang terjadi.
Gempa Bumi Dangkal (Kedalaman 10 km hingga 60 km)
Gempa pada kedalaman 35,0 km, biasanya terjadi di kerak bumi hingga bagian atas mantel luar bumi. Gempa dengan kedalaman di rentang ini paling sering terjadi dan paling merusak bagi manusia jika magnitudonya besar. Karena pusat gampanya dekat dengan permukaan, energi yang dilepaskan tidak banyak teredam sebelum mencapai pemukiman.