Gempa Manokwari Indonesia 4.3 M 25 Okt 2011 - 15:50:30 WIB

Gempa Manokwari Indonesia 4.3 M 25 Okt 2011 - 15:50:30 WIB
Gempa Manokwari Indonesia 4.3 M 25 Okt 2011 - 15:50:30 WIB

Gempa bumi di Manokwari Indonesia berkekuatan 4.3 magnitude, kedalaman 40,9 KM pada lintang -0.371 dan bujur 132.869. Waktu kejadian 25 Okt 2011 15:50:30 WIB.

Lokasi Gempa Manokwari

Lokasi: Manokwari, Papua Barat Daya, Indonesia
Provinsi: Papua Barat Daya
Negara: Indonesia

Gempa berada di sekitar 143 km Barat-Barat Laut dari Manokwari

Data dari USGS mencatat tingkat urgent mencapai nilai 284, gempa yang mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat lokal, namun jarang memicu kerusakan fisik.

Minimum Distance (Jarak Minimum)

Berikut ini jarak horizontal terdekat antara episenter (pusat) gempa dengan stasiun seismik/sensor pencatat gempa bumi yang mendeteksinya.

Tingkat presisi data posisi dan kedalaman pada gempa ini tergolong Sangat Akurat, karena posisi sensor pencatat gempa berada sangat dekat dengan pusat guncangan (hanya sekitar 0,0 km).

Jumlah Stasiun Seismik

Kalkulasi parameter gempa ini didukung oleh rekaman data dari 28 stasiun pencatat gempa.

Jika gempa ditangkap oleh banyak sekali sensor pencatat gempa bumi di berbagai lokasi. Hal ini membuat perhitungan matematis mengenai kekuatan (magnitudo) dan lokasi koordinat gempa menjadi sangat valid, kokoh, dan sulit terbantahkan.

Namun jika semakin sedikit sensor atau alat yang berhasil merekam guncangan gempa (biasanya karena gempanya terlalu kecil, berada di pedalaman ekstrem, atau di tengah samudra yang minim sensor terdekat) bukan berarti tidak valid atau kurang valid, hanya estimasi akurasinya semakin kecil.

Sumber Data

Laporan data parameter gempa bumi ini bersumber dari analisis resmi yang dirilis oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Keselarasan Sensor

Evaluasi sisa waktu tempuh (RMS) menunjukkan hasil Cukup Selaras, Rekaman waktu gelombang antarsensor memiliki sedikit selisih variasi normal sekitar 0.92 detik.

Azimuthal Gap

Tingkat kerataan jaringan deteksi (Azimuthal Gap) berada pada status Sangat Sempurna, karena posisi pusat gempa dikepung dengan sangat merata dari segala penjuru oleh stasiun seismik (tingkat kesenjangan arah hanya 64.3 derajat).

Kekuatan gempa dihitung berdasarkan metode Gelombang Badan (mb), yang melacak perambatan gelombang primer melalui bagian dalam lapisan bumi.

Gempa Manokwari Indonesia 4.3 Magnitudo

Guncangan gempa Magnitudo 4.1 hingga 5.0 tergolong sedang: Gempa 4.3 magnitude di Manokwari Indonesia terasa jelas oleh hampir semua orang di dalam ruangan. Jendela, pintu, dan barang pecah belah akan bergetar atau berdentang. Beberapa benda pajangan bisa jatuh, namun kerusakan struktur bangunan sangat jarang terjadi.

Gempa Bumi Dangkal (Kedalaman 10 km hingga 60 km)

Gempa pada kedalaman 40,9 km, biasanya terjadi di kerak bumi hingga bagian atas mantel luar bumi. Gempa dengan kedalaman di rentang ini paling sering terjadi dan paling merusak bagi manusia jika magnitudonya besar. Karena pusat gampanya dekat dengan permukaan, energi yang dilepaskan tidak banyak teredam sebelum mencapai pemukiman.