Gempa Komodo Indonesia 4.2 M 31 Agu 2026 - 21:25:51 WIB

Gempa Komodo Indonesia 4.2 M 31 Agu 2026 - 21:25:51 WIB
Gempa Komodo Indonesia 4.2 M 31 Agu 2026 - 21:25:51 WIB

Gempa bumi di Komodo Indonesia berkekuatan 4.2 magnitude, kedalaman 187,8 KM pada lintang -8.3284 dan bujur 119.614. Waktu kejadian 31 Agu 2026 21:25:51 WIB.

Lokasi Gempa Komodo

Lokasi: Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, 86753, Indonesia
Kota: Kabupaten Manggarai Barat
Provinsi: Nusa Tenggara Timur
Negara: Indonesia
Kodepos: 86753

Gempa berada di sekitar 31 km Utara-Timur Laut dari Komodo

Data dari USGS mencatat tingkat urgent mencapai nilai 271, gempa yang mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat lokal, namun jarang memicu kerusakan fisik.

Minimum Distance (Jarak Minimum)

Berikut ini jarak horizontal terdekat antara episenter (pusat) gempa dengan stasiun seismik/sensor pencatat gempa bumi yang mendeteksinya.

Tingkat presisi data posisi dan kedalaman pada gempa ini tergolong Estimasi Kasar, karena stasiun pencatat terdekat berada cukup jauh dari pusat gempa, yaitu berjarak sekitar 366,4 km.

Jumlah Stasiun Seismik

Kalkulasi parameter gempa ini didukung oleh rekaman data dari 23 stasiun pencatat gempa.

Jika gempa ditangkap oleh banyak sekali sensor pencatat gempa bumi di berbagai lokasi. Hal ini membuat perhitungan matematis mengenai kekuatan (magnitudo) dan lokasi koordinat gempa menjadi sangat valid, kokoh, dan sulit terbantahkan.

Namun jika semakin sedikit sensor atau alat yang berhasil merekam guncangan gempa (biasanya karena gempanya terlalu kecil, berada di pedalaman ekstrem, atau di tengah samudra yang minim sensor terdekat) bukan berarti tidak valid atau kurang valid, hanya estimasi akurasinya semakin kecil.

Sumber Data

Laporan data parameter gempa bumi ini bersumber dari analisis resmi yang dirilis oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Keselarasan Sensor

Evaluasi sisa waktu tempuh (RMS) menunjukkan hasil Cukup Selaras, Rekaman waktu gelombang antarsensor memiliki sedikit selisih variasi normal sekitar 0.93 detik.

Azimuthal Gap

Tingkat kerataan jaringan deteksi (Azimuthal Gap) berada pada status Ideal, karena sebaran sensor pencatat di sekitar episenter masih tergolong proporsional dengan celah sudut sebesar 163 derajat.

Kekuatan gempa dihitung berdasarkan metode Gelombang Badan (mb), yang melacak perambatan gelombang primer melalui bagian dalam lapisan bumi.

Gempa Komodo Indonesia 4.2 Magnitudo

Guncangan gempa Magnitudo 4.1 hingga 5.0 tergolong sedang: Gempa 4.2 magnitude di Komodo Indonesia terasa jelas oleh hampir semua orang di dalam ruangan. Jendela, pintu, dan barang pecah belah akan bergetar atau berdentang. Beberapa benda pajangan bisa jatuh, namun kerusakan struktur bangunan sangat jarang terjadi.

Gempa Menengah (Kedalaman 187,8 KM)

Jenis gempa ini umumnya bersumber dari zona penunjaman lempeng pada kedalaman menengah, berkisar antara 70 hingga 300 kilometer di bawah permukaan bumi. Jika dibandingkan dengan gempa berkekalaman dangkal pada skala magnitudo yang setara, tingkat kerusakan yang diakibatkannya cenderung lebih minim lantaran energinya telah tereduksi selama merambat ke atas. Meski begitu, efek guncangannya memiliki radius sebaran yang jauh lebih luas.