CIANJUR.CO – Microsoft mengungkap spesifikasi dan harga komputer AI Surface Laptop Ultra yang ditenagai chip Nvidia. Perangkat ini dirancang untuk menjalankan model kecerdasan buatan dan agen AI secara lokal, langsung di komputer. Harga model dasarnya dimulai dari US$2.600, sementara konfigurasi tertinggi dapat mencapai US$5.900.
Pengumuman itu disampaikan pada Rabu dalam sebuah acara di San Francisco yang berlangsung selama Tech Week. Berdasarkan laporan TechCrunch AI, Microsoft menawarkan Surface Laptop Ultra dalam dua model dasar. Salah satunya dibanderol mulai US$2.600, sedangkan model dengan chip yang lebih bertenaga memiliki harga awal US$3.700.
Harga dapat meningkat sesuai pilihan kapasitas memori dan penyimpanan. Untuk konfigurasi paling tinggi, banderolnya mencapai US$5.900. Microsoft menyebut perangkat dengan spesifikasi tertinggi tersebut sudah tidak tersedia karena stoknya habis. Informasi yang diumumkan mencakup harga dasar dan rentang biaya berdasarkan opsi peningkatan, tetapi tidak merinci kapasitas setiap konfigurasi.
Peluncuran ini melanjutkan rencana pengembangan komputer Windows yang siap menjalankan AI dan agen AI. Pada Juni, Nvidia mengumumkan telah mengamankan kesepakatan dengan Microsoft serta sejumlah pembuat komputer lain untuk mengembangkan PC semacam itu dengan basis chip RTX Spark. Namun, ketika pengumuman awal dibuat, detail mengenai perangkat yang akan dipasarkan masih terbatas.
Baca juga: Meta Bawa Asisten AI Muse ke iPad Sebulan Setelah Debut di iPhone
Selain laptop, Microsoft memperkenalkan workstation bernama Surface RTX Spark Dev Box. Perangkat tersebut menggunakan chip RTX Spark dan dibanderol mulai US$6.000. Microsoft menyertakan sejumlah perangkat pengembangan di dalamnya, yakni VS Code, GitHub Copilot CLI, WSL, dan PowerShell 7. Kehadiran alat-alat tersebut sejalan dengan sasaran produk yang diarahkan kepada kalangan pengembang.
Microsoft menawarkan kedua perangkat sebagai komputer yang dapat menjalankan model AI di perangkat secara lokal dan tanpa biaya penggunaan model, menurut perusahaan. Untuk mendukung pekerjaan tersebut, rancangan PC mengandalkan CPU, GPU, memori terpadu, serta perubahan perangkat keras lainnya. Sistem pendingin yang lebih baik termasuk di antara penyesuaian yang disiapkan agar perangkat mampu menangani beban kerja AI.
Perangkat baru itu juga menjalankan versi Windows 11 yang diperbarui. Salah satu fitur di dalamnya disebut “Execution Containers”, yang menurut Microsoft memudahkan pengguna mengisolasi agen AI dalam lingkungan terpisah atau sandbox. Pemisahan tersebut menjadi bagian dari rancangan perangkat lunak yang menyertai kemampuan komputasi lokal pada laptop dan workstation.
Baca juga: ChatGPT for Teens Dinilai Berisiko dalam Situasi Krisis
CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan fitur Execution Containers akan tersedia bagi seluruh pengguna Windows 11, bukan hanya pembeli PC baru. Dalam acara tersebut, ia menjelaskan bahwa keberadaan model AI saja tidak cukup untuk menghasilkan fungsi yang dibutuhkan. Sistem juga perlu mengatur cara kerja model dan menyediakan memori di luar model itu sendiri.
“Salah satu hal yang kami sadari dalam 3-4 tahun terakhir adalah bahwa hanya memiliki model tidak banyak berarti,” kata Nadella.
Ia kemudian menerangkan perlunya lapisan yang dapat menggabungkan beberapa model dengan konteks, memori, dan ruang untuk melakukan tindakan. Microsoft, kata Nadella, ingin menyediakan kemampuan tersebut tidak hanya bagi aplikasinya sendiri, tetapi juga untuk aplikasi yang menjalankan agen dari pihak lain. Ia menyebut dukungan terhadap berbagai aplikasi agen sebagai bagian dari arah platform Windows ke depan.
Fokus kepada pengembang juga terlihat dari program tukar tambah yang ditawarkan Microsoft. Perusahaan memberikan potongan hingga US$1.000 bagi pembeli yang menyerahkan MacBook Pro. Komputer Mac telah menjadi pilihan populer di kalangan pengembang dan penggemar agen AI, terutama di Silicon Valley, sehingga Microsoft menyertakan insentif tersebut untuk calon pengguna yang beralih.
Baca juga: OpenAI Luncurkan Intelligent UI, ChatGPT Hadirkan Visual Interaktif
Meski ditujukan untuk pekerjaan pengembangan, Microsoft menyatakan kemampuan grafis perangkat Surface tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk membuat konten, mengolah video, dan bermain gim. Dengan demikian, fungsi yang dipromosikan perusahaan tidak terbatas pada pemrosesan model AI lokal, meskipun pengembangan dan penggunaan agen menjadi sasaran utama produk.
Microsoft bukan satu-satunya produsen yang mengumumkan rincian PC Windows berbasis Nvidia RTX Spark pada Rabu. Dell turut memaparkan detail Dell XPS 16 Creator Edition yang sebelumnya telah diumumkan. Komputer itu sudah dapat dipesan lebih awal di Best Buy, dengan pengiriman dijadwalkan pada akhir Oktober. Harganya ditetapkan US$3.800.





