• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Berita

Kunjungan IGD RSUD Otista Hampir Dua Kali Lipat, Banyak Pasien Anak

by
September 29, 2026
in Berita
0
Kunjungan IGD RSUD Otista Hampir Dua Kali Lipat, Banyak Pasien Anak

Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Oto Iskandar Di Nata Kabupaten Bandung, Jabar. ANTARA/HO-Pemkab Bandung — Foto: ANTARA/HO-Pemkab Bandung

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Kunjungan pasien ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Oto Iskandar Di Nata (Otista), Kabupaten Bandung, meningkat hampir dua kali lipat dalam satu bulan terakhir. Rumah sakit kini menerima sekitar 100–120 pasien per hari, dibandingkan sebelumnya sekitar 70–80 pasien.

Direktur Utama RSUD Oto Iskandar Di Nata, Yuli Irnawaty Mosjasari, mengatakan lonjakan terutama terjadi pada pasien anak. Keluhan yang banyak ditangani meliputi demam tinggi, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta gangguan pencernaan seperti diare.

Baca juga: Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya di Cirebon Telan Anggaran Rp1,8 Miliar

Peningkatan jumlah pasien turut membuat keterisian tempat tidur rawat inap bertambah. Akibatnya, pasien yang datang melalui IGD terkadang harus menunggu sampai ada pasien rawat inap yang selesai menjalani perawatan dan diperbolehkan pulang.

Untuk mengurai kepadatan, rumah sakit memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan lain dan mengoptimalkan triase. Pasien dipilah berdasarkan tingkat kegawatan, sementara pasien kategori hijau yang dapat ditangani secara rawat jalan diarahkan ke fasilitas yang sesuai.

Baca juga: Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu pada 2027 Tanpa Tes

“Kalau kasus yang hijau tadi cukup di puskesmas atau cukup di rumah sakit tipe D, sehingga dari semua fasilitas pelayanan kesehatan dasar sampai berjenjang itu tersaring sesuai dengan level beratnya penyakit,” ujar Yuli.

Yuli menyebut koordinasi diperlukan agar pasien memperoleh pelayanan sesuai tingkat kegawatan dan kemampuan setiap fasilitas kesehatan. “Koordinasi yang paling utama sih, memang melihat secara keseluruhan kondisi padatnya jumlah kunjungan pasien hingga kini di RSUD Otista,” katanya.

Jika kapasitas pelayanan tidak memungkinkan, RSUD Otista melakukan rujukan, antara lain ke Rumah Sakit Welas Asih yang memiliki sekitar 600 tempat tidur hingga Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Baca juga: Dua Pemuda Tewas di Lembang, Polisi Selidiki Bau Gas di Kontrakan

Lonjakan kunjungan IGD juga dilaporkan terjadi di sejumlah rumah sakit di Bandung dalam beberapa pekan terakhir, dengan peningkatan pasien terutama pada kasus anak.

Tags: demamIGDISPAkabupaten bandunglayanan kesehatanpasien anakrsud otista
Previous Post

Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya di Cirebon Telan Anggaran Rp1,8 Miliar

Next Post

Jalur Pendakian Kawah Gunung Papandayan Ditutup untuk Wisatawan

Next Post
Jalur Pendakian Kawah Gunung Papandayan Ditutup untuk Wisatawan

Jalur Pendakian Kawah Gunung Papandayan Ditutup untuk Wisatawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CIANJUR TERKINI

Jalur Pendakian Kawah Gunung Papandayan Ditutup untuk Wisatawan

Jalur Pendakian Kawah Gunung Papandayan Ditutup untuk Wisatawan

September 29, 2026
Kunjungan IGD RSUD Otista Hampir Dua Kali Lipat, Banyak Pasien Anak

Kunjungan IGD RSUD Otista Hampir Dua Kali Lipat, Banyak Pasien Anak

September 29, 2026
Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya di Cirebon Telan Anggaran Rp1,8 Miliar

Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya di Cirebon Telan Anggaran Rp1,8 Miliar

September 29, 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu pada 2027 Tanpa Tes

Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu pada 2027 Tanpa Tes

September 29, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
info@cianjur.co
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime

© 2024 Cianjur.Co