• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Berita

Pemkab Kuningan Perkuat Mitigasi Banjir dan Longsor Jelang Musim Hujan

by
October 6, 2026
in Berita
0
Pemkab Kuningan Perkuat Mitigasi Banjir dan Longsor Jelang Musim Hujan

Pemkab Kuningan memperkuat kesiapsiagaan banjir dan longsor melalui pemetaan risiko, informasi cepat, posko, serta pemantauan menjelang musim hujan.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir dan tanah longsor menjelang masuknya musim hujan. Upaya yang disiapkan mengutamakan mitigasi berdasarkan pemetaan risiko, sehingga pemerintah dapat mengenali wilayah rawan dan menyiapkan penanganan sebelum bencana terjadi.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan penanggulangan perlu dilakukan sebelum kejadian berlangsung di lapangan. “Langkah penanggulangan bencana perlu dilakukan sebelum terjadi kejadian di lapangan sehingga potensi korban dan kerugian dapat ditekan,” kata Dian di Kuningan, Selasa.

Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Dian menilai kesiapan tersebut membutuhkan informasi yang cepat mengenai potensi ancaman. Informasi tidak cukup hanya tersedia, tetapi juga perlu terhubung dengan proses pengambilan keputusan dan tindakan. Dengan alur itu, ketika kondisi yang membahayakan mulai terdeteksi, pemerintah dapat segera menentukan langkah yang diperlukan.

Baca juga: Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar untuk Atasi Macet di Garut

Untuk menyatukan persiapan, pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi menghadapi peningkatan risiko bencana hidrometeorologi. Dian menyebut rapat tersebut sebagai bagian dari upaya menyelaraskan langkah. “Kami pun sudah melaksanakan rapat koordinasi untuk menyatukan langkah menghadapi peningkatan risiko bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Pengalaman menghadapi kekeringan meteorologis juga menjadi pelajaran bagi Pemkab Kuningan dalam memperkuat antisipasi. Dian mengingatkan, penanganan semestinya tidak baru dilakukan setelah masyarakat merasakan dampak. Ia memberi contoh penyaluran air menggunakan kendaraan tangki kepada warga yang mengalami kekurangan air. Bantuan itu merupakan respons terhadap kondisi yang sudah terjadi, sehingga pola penanganan perlu diarahkan menjadi pencegahan saat menghadapi ancaman berikutnya.

Perkiraan waktu musim hujan menjadi salah satu dasar yang disampaikan dalam pembahasan kesiapsiagaan. Menurut Dian, berdasarkan data, wilayah Jawa Barat diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dan mencapai periode puncak pada Februari 2027. Perkiraan tersebut disampaikan bersamaan dengan peningkatan perhatian terhadap potensi banjir dan tanah longsor menjelang musim hujan.

Baca juga: Pendakian TWA Gunung Papandayan Masih Dibatasi Usai Fenomena Blue Fire

Selain ancaman yang berkaitan dengan hujan, Kuningan juga menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Dian menyebut luas wilayah yang terdampak karhutla mencapai sekitar 58,96 hektare. Ia meminta pengalaman menghadapi kekeringan dan karhutla digunakan untuk memperbaiki sistem mitigasi, agar kesiapan pemerintah daerah mencakup berbagai jenis ancaman bencana.

Persiapan yang disampaikan Dian meliputi penyiapan posko kesiapsiagaan serta pemantauan kondisi wilayah secara berkesinambungan. Ia menekankan bahwa pemetaan diperlukan untuk mengetahui lokasi rawan, kebutuhan penanganan, dan dukungan sarana maupun prasarana yang harus tersedia. Dengan mengenali kebutuhan tersebut, pemerintah dapat menyiapkan dukungan sesuai kondisi wilayah yang berisiko, bukan hanya mengandalkan respons setelah dampak terjadi.

Baca juga: Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan Sekitar 1.400 Guru SD dan SMP

Di sisi lain, informasi mengenai risiko bencana perlu disampaikan untuk membangun kewaspadaan masyarakat, bukan memicu kepanikan. Dian menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak berarti bencana pasti terjadi. Namun, persiapan memungkinkan langkah penanganan sudah diketahui ketika ancaman datang. “Kesiapsiagaan bukan berarti bencana pasti terjadi. Namun, ketika ancaman datang, kita sudah memiliki langkah yang harus dilakukan sehingga dampaknya dapat ditekan,” kata dia.

Rangkaian upaya tersebut menghubungkan pemetaan risiko, informasi cepat, koordinasi, dan kesiapan tindakan. Pengalaman kekeringan serta karhutla menjadi bahan untuk memperbaiki mitigasi, sementara posko dan pemantauan berkesinambungan disiapkan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang mungkin muncul.

Tags: Banjir dan tanah longsorKuninganmitigasi bencanamusim hujan
Previous Post

LibreOffice Belum Akan Menghadirkan AI di Pengaturan Bawaan

Next Post

Sampah Majalengka Capai 90 Ton Sehari, DLH Terima Tambahan Dump Truck

Next Post
Sampah Majalengka Capai 90 Ton Sehari, DLH Terima Tambahan Dump Truck

Sampah Majalengka Capai 90 Ton Sehari, DLH Terima Tambahan Dump Truck

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CIANJUR TERKINI

Sampah Majalengka Capai 90 Ton Sehari, DLH Terima Tambahan Dump Truck

Sampah Majalengka Capai 90 Ton Sehari, DLH Terima Tambahan Dump Truck

October 6, 2026
Pemkab Kuningan Perkuat Mitigasi Banjir dan Longsor Jelang Musim Hujan

Pemkab Kuningan Perkuat Mitigasi Banjir dan Longsor Jelang Musim Hujan

October 6, 2026
Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar untuk Atasi Macet di Garut

Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar untuk Atasi Macet di Garut

October 6, 2026
Pendakian TWA Gunung Papandayan Masih Dibatasi Usai Fenomena Blue Fire

Pendakian TWA Gunung Papandayan Masih Dibatasi Usai Fenomena Blue Fire

October 6, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
info@cianjur.co
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime

© 2024 Cianjur.Co

Web Developer Cianjur Web Developer Cianjur