• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Berita

Disbudpar Cirebon Kenalkan Sintren, Gembyung, dan Rudat di Museum

by
October 2, 2026
in Berita
0
Disbudpar Cirebon Kenalkan Sintren, Gembyung, dan Rudat di Museum

Pengunjung saat melihat benda koleksi di Museum Pangeran Cakrabuana Cirebon, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026). ANTARA/Fathnur Rohman.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggunakan pameran di Museum Pangeran Cakrabuana untuk mengenalkan kembali sejumlah seni tradisi yang mulai jarang ditemui masyarakat. Kesenian itu dihadirkan berdampingan dengan penyajian koleksi museum, sehingga kegiatan tidak hanya memperkenalkan benda-benda bersejarah, tetapi juga warisan pertunjukan daerah.

Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon R Moh Al Bana menyebut penggabungan tersebut sebagai cara untuk memperluas pengenalan terhadap koleksi museum sekaligus kesenian tradisional. Ia mengatakan seni yang hampir punah di Kabupaten Cirebon turut diperkenalkan melalui kegiatan itu.

“Di samping memperkenalkan koleksi museum yang terdapat pada Museum Pangeran Cakrabuana, kita juga memperkenalkan seni-seni tradisi yang hampir punah di Kabupaten Cirebon,” kata Al Bana di Cirebon, Jumat. Pernyataan itu menegaskan dua materi utama pameran: koleksi Museum Pangeran Cakrabuana dan seni tradisi yang kini mulai jarang dijumpai.

Baca juga: Polresta Cirebon Intensifkan Patroli untuk Cegah Kekerasan Jalanan

Pameran Koleksi Museum Pangeran Cakrabuana berlangsung pada 28 September hingga 1 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat menyaksikan sejumlah kesenian tradisional, yakni sintren, gembyung, dan rudat. Al Bana menyebut pertunjukan itu sebagai bagian dari upaya mengenalkan kesenian daerah melalui kegiatan museum.

Penyelenggaraan pameran juga diarahkan untuk memperluas pemanfaatan museum. Menurut Al Bana, museum dapat menjadi tempat masyarakat memperoleh informasi mengenai sejarah dan kebudayaan daerah, bukan hanya ruang untuk melihat koleksi. Pertunjukan seni tradisi melengkapi pengalaman pengunjung dengan memperkenalkan bentuk kesenian yang tumbuh di Kabupaten Cirebon.

Ia menilai kehadiran pertunjukan membuat pengalaman berkunjung menjadi lebih beragam. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk mengenal kesenian daerah yang mulai jarang ditemui. Al Bana menekankan bahwa pengenalan itu perlu berlangsung secara berkelanjutan agar kesenian tetap dikenal dan dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.

Baca juga: Disnaker Cirebon Subsidi Pelatihan Calon Pekerja ke Jepang Rp15 Juta

“Pengenalan seni tradisi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kesenian yang mulai jarang ditemui, tetap dikenal dan memiliki ruang untuk dipelajari oleh generasi berikutnya,” ujarnya. Dengan demikian, kegiatan pameran tidak hanya berlangsung sebagai agenda memperlihatkan koleksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga pengetahuan mengenai seni tradisi.

Museum sebagai ruang edukasi budaya

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon Fajar Sutrisno mengatakan museum mempunyai fungsi penting untuk menyampaikan sejarah dan perjalanan budaya Kabupaten Cirebon kepada masyarakat. Ia menegaskan museum tidak hanya berperan menyimpan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi.

“Museum bukan sekadar tempat untuk menyimpan benda-benda yang bersejarah, tetapi museum juga merupakan ruang edukasi bagi kita semua, menyimpan jejak perjalanan sejarah budaya dari Kabupaten Cirebon,” kata Fajar. Pandangan tersebut menjadi dasar bagi Disbudpar untuk mengarahkan kegiatan museum dengan pendekatan edukatif dan kreatif agar lebih mudah diterima masyarakat.

Baca juga: DPRD Jabar Minta Satgas Terpadu Karhutla Dibentuk di Daerah Terdampak

Pendekatan itu, menurut Fajar, secara khusus ditujukan agar kegiatan museum dapat diterima kalangan pelajar dan mahasiswa. Ia juga meminta generasi muda mengenal secara langsung warisan sejarah dan budaya daerah. Fajar menilai mereka memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan seni, budaya, dan sejarah Kabupaten Cirebon.

Selain pertunjukan, penyampaian informasi tentang koleksi juga menjadi perhatian. Fajar menyebut penjelasan mengenai sejarah dan makna budaya yang melekat pada setiap benda perlu disertakan dalam penyajian museum. Dengan penjelasan tersebut, pengunjung diharapkan memperoleh pengetahuan mengenai koleksi, bukan hanya melihat peninggalan sejarah yang dipamerkan.

Tags: Disbudpar CirebonKabupaten CirebonMuseum Pangeran Cakrabuanaseni tradisi Cirebon
Previous Post

Polresta Cirebon Intensifkan Patroli untuk Cegah Kekerasan Jalanan

Next Post

Arief Maoshul Minta BTT Jabar Segera Disalurkan untuk Tangani Karhutla

Next Post
Arief Maoshul Minta BTT Jabar Segera Disalurkan untuk Tangani Karhutla

Arief Maoshul Minta BTT Jabar Segera Disalurkan untuk Tangani Karhutla

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CIANJUR TERKINI

Arief Maoshul Minta BTT Jabar Segera Disalurkan untuk Tangani Karhutla

Arief Maoshul Minta BTT Jabar Segera Disalurkan untuk Tangani Karhutla

October 2, 2026
Disbudpar Cirebon Kenalkan Sintren, Gembyung, dan Rudat di Museum

Disbudpar Cirebon Kenalkan Sintren, Gembyung, dan Rudat di Museum

October 2, 2026
Polresta Cirebon Intensifkan Patroli untuk Cegah Kekerasan Jalanan

Polresta Cirebon Intensifkan Patroli untuk Cegah Kekerasan Jalanan

October 2, 2026
Disnaker Cirebon Subsidi Pelatihan Calon Pekerja ke Jepang Rp15 Juta

Disnaker Cirebon Subsidi Pelatihan Calon Pekerja ke Jepang Rp15 Juta

October 2, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
info@cianjur.co
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime

© 2024 Cianjur.Co