CIANJUR.CO – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, siap mencarikan lahan representatif untuk pembangunan pabrik bioetanol. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung program strategis ketahanan energi nasional.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan sejumlah pabrik telah ditentukan, tetapi pemerintah daerah masih akan menyiapkan lahan. Ia menyampaikan hal itu kepada wartawan di Garut, Senin.
Baca juga: Dinkes Ciamis Belum Menemukan Kasus Influenza A
Menurut Abdusy, pemerintah pusat tengah menyiapkan program pengembangan bioetanol dari bahan baku tanaman, antara lain singkong, jagung, dan aren. Garut termasuk satu dari 44 kabupaten di Indonesia yang diundang untuk membahas dan mendukung program tersebut.
Garut memiliki potensi bahan baku berupa singkong dan jagung. Pemerintah pusat juga meminta komitmen pemerintah daerah untuk mengalokasikan lahan yang akan ditanami tanaman bahan baku bioetanol.
Baca juga: Kopeka Nilai Trotoar Gasibu Belum Layak bagi Penyandang Disabilitas
Abdusy menyebut aren dan tebu juga dapat menjadi bahan baku, tetapi Garut tidak memiliki budidaya tebu. Selain lahan untuk bahan baku, pemerintah daerah menyiapkan lokasi pembangunan pabrik yang dekat dengan area kebun dan jalur transportasi.
Baca juga: Disdikpora Cianjur Data 921 Lulusan SMP yang Belum Melanjutkan Sekolah
“Pastikan sebaiknya di dekat dengan sumber bahan baku kan ya, dan transportasi,” katanya.





