• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Berita

Pasien Ditandu 10 Km akibat Jalan Rusak di Cianjur, Pemkab Janji Perbaiki

cianjurblog by cianjurblog
September 8, 2026
in Berita
0
Pasien Ditandu 10 Km akibat Jalan Rusak di Cianjur, Pemkab Janji Perbaiki

Pasien Ditandu 10 Km akibat Jalan Rusak di Cianjur, Pemkab Janji Perbaiki. Foto: Antara

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Kondisi infrastruktur di wilayah pelosok Kabupaten Cianjur kembali menjadi perhatian setelah seorang pasien perempuan di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, harus dibawa dengan cara ditandu sejauh kurang lebih 10 kilometer.

Peristiwa tersebut terjadi karena akses jalan menuju permukiman warga mengalami kerusakan cukup parah dan belum dapat dilewati kendaraan. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan membawa pasien menuju fasilitas kesehatan menggunakan kendaraan seperti ambulans.

Warga akhirnya melakukan evakuasi secara manual. Pasien perempuan tersebut ditempatkan pada kain sarung yang diikatkan pada sebilah bambu. Sejumlah warga kemudian bergantian menggotong pasien melewati jalur yang rusak hingga mencapai titik jalan yang bisa dilalui kendaraan.

Setelah perjalanan panjang, pasien akhirnya dapat dipindahkan ke ambulans yang menunggu di kawasan jalan kabupaten di Desa Cipelah.

Baca juga: Polisi Bagikan Masker untuk Warga Cianjur, Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Peristiwa itu kemudian terekam dalam sebuah video dan menyebar luas di media sosial. Kondisi tersebut kembali memperlihatkan persoalan akses transportasi yang masih dihadapi sebagian masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Cianjur.

Jalan Rusak Menjadi Kendala Warga

Kerusakan jalan di Desa Cibuluh tidak hanya menyulitkan aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga berdampak terhadap akses menuju layanan dasar.

Jalur menuju sejumlah permukiman masih berupa jalan setapak dengan kondisi yang kurang memadai. Ketika warga membutuhkan kendaraan untuk mengangkut orang sakit, kendaraan tidak bisa langsung masuk hingga ke kawasan tempat tinggal mereka.

Situasi seperti itu menjadi persoalan serius ketika terjadi kondisi darurat. Pasien yang seharusnya dapat segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit harus terlebih dahulu melewati jalur yang tidak dapat dilalui kendaraan.

Dalam kasus yang terjadi di Cibuluh, masyarakat harus mengandalkan tenaga warga untuk membawa pasien menuju ruas jalan yang dapat dijangkau ambulans.

Jarak yang harus ditempuh juga tidak sebentar. Pasien ditandu hingga sekitar 10 kilometer sebelum akhirnya dapat memperoleh akses kendaraan medis.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan jalan yang layak bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan perjalanan. Infrastruktur jalan juga memiliki kaitan erat dengan keselamatan warga, khususnya ketika masyarakat membutuhkan pertolongan dalam situasi darurat.

Pemkab Cianjur Siapkan Perbaikan Bertahap

Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan persoalan jalan rusak menjadi salah satu perhatian yang terus ditangani. Perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan sejumlah ruas jalan yang berfungsi sebagai penghubung antarwilayah kecamatan.

Ruas-ruas tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari jaringan konektivitas yang kemudian terhubung dengan jalan desa dan jalan lingkungan.

Menurut pemerintah daerah, kebutuhan pembangunan maupun perbaikan jalan merupakan salah satu persoalan yang paling sering disampaikan masyarakat dalam kegiatan rembug desa.

Kegiatan tersebut dilakukan secara bergiliran di 354 desa yang berada di Kabupaten Cianjur. Berbagai kebutuhan warga disampaikan melalui forum tersebut, termasuk persoalan akses transportasi dan kondisi jalan.

“Program perbaikan jalan termasuk yang paling tinggi diajukan masyarakat di setiap desa hingga RT/RW, sehingga program akan terus dilakukan guna menjawab keluhan warga selama ini,” katanya, dikutip dari Antara, Selasa (8/9/2026).

Pemerintah daerah menyebut pembangunan tidak hanya dilakukan dengan mengandalkan pekerjaan konstruksi berskala besar. Di sejumlah wilayah, masyarakat juga terlibat melalui kegiatan gotong royong untuk membantu memperbaiki akses lingkungan. Upaya tersebut dilakukan di berbagai kawasan Cianjur, baik wilayah utara maupun selatan.

Baca juga: Bupati Cianjur Dr. Mohammad Wahyu Ferdian Laksanakan Kegiatan Gorol Perbaikan Jalan di Cidaun

Wilayah Selatan Jadi Perhatian

Kecamatan Cidaun merupakan salah satu kawasan di bagian selatan Kabupaten Cianjur yang masih menghadapi tantangan dalam hal aksesibilitas.

Jarak antarkampung, kondisi geografis, serta kualitas sejumlah ruas jalan membuat perjalanan masyarakat menuju fasilitas pelayanan publik membutuhkan waktu lebih lama.

Kondisi ini menjadi semakin penting ketika berkaitan dengan kebutuhan kesehatan. Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan medis idealnya dapat memperoleh akses transportasi yang cepat dan aman.

Wahyu mengatakan pemerintah akan melanjutkan pembenahan infrastruktur secara bertahap agar masyarakat di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses dapat lebih mudah menjalankan aktivitas.

“Secara bertahap akan kita perbaiki, sehingga warga tidak lagi kesulitan untuk bepergian baik ke puskesmas atau rumah sakit, ke sekolah atau menjual hasil bumi ke pusat kota,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jalan tidak hanya dipandang sebagai proyek infrastruktur, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dasar.

Baca juga: Gorol Perbaikan Jalan Kp. Pasir Tunagan, Desa Wangunjaya Kecamatan Cugenang Cianjur

Pasien Harus Ditandu Melewati Jalan Rusak

Kasus pasien yang harus ditandu dari Desa Cibuluh menjadi gambaran nyata mengenai dampak keterbatasan infrastruktur di wilayah tersebut.

Ketika seorang warga membutuhkan pertolongan medis, kendaraan ambulans tidak dapat langsung menjangkau lokasi permukiman. Keluarga bersama warga sekitar kemudian harus membawa pasien secara manual.

Dalam video yang beredar di media sosial, pasien perempuan tampak dibawa menggunakan sarung yang telah dipasang pada sebilah bambu.

Cara tersebut menjadi pilihan warga karena tidak tersedia akses kendaraan yang dapat langsung mencapai lokasi.

Warga secara bergantian mengangkat tandu sederhana tersebut melalui jalan setapak dan sejumlah bagian jalan desa yang kondisinya rusak.

Perjalanan baru berakhir setelah pasien mencapai ruas jalan kabupaten yang dapat dilalui ambulans. Secara keseluruhan, jarak yang ditempuh untuk mencapai titik tersebut diperkirakan sekitar 10 kilometer.

Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian karena akses terhadap layanan kesehatan seharusnya tidak terhambat oleh kondisi jalan, terutama bagi warga yang berada dalam situasi membutuhkan penanganan segera.

Kecamatan Sudah Mengajukan Perbaikan

Pemerintah Kecamatan Cidaun menyatakan persoalan jalan tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Camat Cidaun Gagan Rusganda mengatakan pihak kecamatan terus mengupayakan agar pembangunan maupun perbaikan infrastruktur dapat dilakukan sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Selain jalan lingkungan, pemerintah juga sebelumnya telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan kabupaten yang berada di kawasan Cidaun dan Naringgul.

Nilai anggaran yang disiapkan untuk pembangunan infrastruktur tersebut mencapai puluhan miliar rupiah.

Gagan menjelaskan bahwa pembenahan akses terus diupayakan, termasuk dalam rangka membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan.

“Untuk perbaikan jalan terus kami upayakan agar aktivitas masyarakat tidak terhambat, termasuk untuk memudahkan warga mendapat layanan kesehatan kami sudah mengurus BPJS-nya,” kata Gagan.

Menurut pemerintah kecamatan, perbaikan akses jalan di daerah pelosok diharapkan dapat mengurangi waktu yang harus ditempuh masyarakat ketika menuju pusat pelayanan.

Jalan yang lebih baik juga akan memberikan kemudahan bagi kendaraan untuk masuk ke wilayah permukiman, termasuk ketika warga membutuhkan bantuan medis.

Akses Kesehatan Tidak Bisa Dipisahkan dari Infrastruktur

Kondisi jalan memiliki hubungan yang sangat erat dengan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ketika jalan dapat dilewati kendaraan, warga akan lebih mudah menuju puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lainnya. Sebaliknya, akses yang rusak atau tidak dapat dilalui kendaraan dapat memperpanjang waktu perjalanan.

Hal tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kecamatan maupun pusat kabupaten.

Kasus pasien yang harus ditandu sejauh 10 kilometer memperlihatkan bagaimana persoalan infrastruktur dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Bukan hanya pasien, keluarga dan warga yang membantu proses evakuasi juga harus menghadapi perjalanan panjang sebelum mencapai kendaraan ambulans.

Karena itu, pembangunan jalan di kawasan pelosok memiliki manfaat yang lebih luas dibandingkan sekadar memperlancar lalu lintas.

Jalan Dibutuhkan untuk Pendidikan dan Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Cianjur juga melihat bahwa akses jalan memiliki peran penting dalam berbagai sektor kehidupan.

Selain untuk menuju fasilitas kesehatan, jalan yang memadai diperlukan agar anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih mudah.

Akses transportasi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Bagi warga yang bekerja sebagai petani, jalan yang baik akan membantu proses pengangkutan hasil bumi menuju lokasi penjualan atau pusat perdagangan.

Tanpa akses yang memadai, biaya dan waktu perjalanan dapat menjadi lebih besar.

Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah yang jauh dari pusat kota.

Dengan demikian, perbaikan jalan desa dan jalan lingkungan di kawasan selatan Cianjur menjadi kebutuhan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan.

Perbaikan Dilakukan Sesuai Prioritas

Pemkab Cianjur menyatakan pembangunan infrastruktur akan terus dilaksanakan secara bertahap.

Usulan masyarakat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pembangunan di masing-masing wilayah. Pemerintah juga perlu melihat tingkat kerusakan, fungsi jalan, serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Ruas jalan yang menjadi penghubung antarkecamatan menjadi salah satu perhatian karena memiliki fungsi penting bagi mobilitas warga.

Setelah konektivitas utama diperbaiki, akses menuju desa dan lingkungan permukiman juga diharapkan dapat ikut ditingkatkan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan akses antara wilayah yang sudah memiliki infrastruktur memadai dengan kawasan pelosok.

Bagi masyarakat Cidaun, perbaikan jalan bukan hanya berkaitan dengan perjalanan sehari-hari. Infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan penting agar warga dapat memperoleh layanan kesehatan, mengakses pendidikan, dan menjalankan kegiatan ekonomi tanpa harus menghadapi hambatan perjalanan yang terlalu berat.

Warga Menunggu Realisasi Perbaikan

Kasus pasien yang harus ditandu sekitar 10 kilometer menjadi pengingat bahwa masih terdapat wilayah di Kabupaten Cianjur yang membutuhkan perhatian serius terhadap akses transportasi.

Masyarakat tentu berharap rencana perbaikan yang disampaikan pemerintah dapat segera direalisasikan sesuai tingkat kebutuhan di lapangan.

Jalan yang dapat dilalui kendaraan akan memberikan perubahan besar bagi kehidupan warga. Ketika akses terbuka, kendaraan darurat dapat menjangkau permukiman dengan lebih cepat, anak-anak lebih mudah menuju sekolah, dan hasil pertanian dapat dibawa ke pusat perdagangan.

Pemerintah Kabupaten Cianjur sendiri memastikan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada usulan masyarakat dan skala prioritas.

Untuk wilayah seperti Cidaun, peningkatan kualitas jalan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.

Peristiwa pasien yang harus ditandu sejauh 10 kilometer pun menjadi gambaran penting bahwa pembangunan infrastruktur di daerah pelosok bukan sekadar persoalan fisik jalan, melainkan menyangkut kebutuhan dasar dan keselamatan masyarakat.

Dengan adanya perbaikan akses secara bertahap, masyarakat di wilayah selatan Cianjur diharapkan tidak lagi menghadapi kondisi serupa ketika membutuhkan layanan kesehatan maupun ketika menjalankan aktivitas sehari-hari.

Tags: akses kesehatan Cianjurakses kesehatan Cidaunakses transportasi Cidaunambulans Cianjurberita Cianjurbupati cianjurCamat Cidauncianjur selatanDesa Cibuluh CidaunGagan Rusgandainfrastruktur Cianjurjalan desa Cianjurjalan desa rusakjalan kabupaten Cianjurjalan lingkungan Cianjurjalan pelosok Cianjurjalan rusak Cianjurjalan rusak Cidaunjalan rusak selatan Cianjurkabar terbaru CianjurMohammad Wahyu Ferdianpasien Cidaunpasien ditandu 10 kmpelayanan kesehatan Cianjurpembangunan infrastruktur CianjurPemkab Cianjurperbaikan infrastruktur Cidaunperbaikan jalan Cianjurrembug desa Cianjurwarga Cibuluh
Previous Post

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Sekolah, Cianjur Terapkan PJJ

Next Post

13 Gunung di Jawa Barat Ditutup, Gede Pangrango Salah Satunya!

Next Post
Gunung gede menjadi salah satu yang di tutup sementara september ini

13 Gunung di Jawa Barat Ditutup, Gede Pangrango Salah Satunya!

CIANJUR TERKINI

Gunung gede menjadi salah satu yang di tutup sementara september ini

13 Gunung di Jawa Barat Ditutup, Gede Pangrango Salah Satunya!

September 8, 2026
Pasien Ditandu 10 Km akibat Jalan Rusak di Cianjur, Pemkab Janji Perbaiki

Pasien Ditandu 10 Km akibat Jalan Rusak di Cianjur, Pemkab Janji Perbaiki

September 8, 2026
Abu Vulkanik Ganggu Sekolah, Cianjur Buka Opsi Pembelajaran Jarak Jauh

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Sekolah, Cianjur Terapkan PJJ

September 7, 2026
Polisi Bagikan Masker untuk Warga Cianjur, Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Polisi Bagikan Masker untuk Warga Cianjur, Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 7, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
[email protected]
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok

© 2024 Cianjur.Co