• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime
No Result
View All Result
Blog Informasi Terkini Cianjur.Co
No Result
View All Result
Home Berita

KPU Garut Mutakhirkan Data 817 Pekerja Migran untuk PDPB 2026

by
September 30, 2026
in Berita
0
KPU Garut Mutakhirkan Data 817 Pekerja Migran untuk PDPB 2026

Petugas KPU Garut melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-KPU Garut)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CIANJUR.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memutakhirkan data 817 warga yang tercatat sebagai pekerja migran dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III tahun 2026. Data tersebut menjadi bagian dari upaya pembaruan daftar pemilih berdasarkan informasi kependudukan yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Garut, Yusuf Abdullah, mengatakan sebagian data pekerja migran telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sejumlah warga memang sedang bekerja di luar negeri. Pernyataan itu disampaikan Yusuf di Garut, Rabu, sebagaimana diberitakan ANTARA Jabar.

Menurut Yusuf, KPU Garut menerima Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Kemendagri. Di dalam data tersebut terdapat 817 orang yang tercatat sebagai pekerja migran. Mereka tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Garut, dengan rincian 438 laki-laki dan 379 perempuan.

Baca juga: Pemkab Garut Gandeng Swasta Bangun Sekolah Ramah Lingkungan

Para pekerja itu diketahui bekerja di beberapa negara yang berada di kawasan Asia, Eropa, dan Timur Tengah. Namun, pencatatan oleh KPU tetap mengacu pada domisili mereka di Garut, bukan pada negara atau lokasi tempat mereka bekerja. Yusuf menjelaskan, warga tersebut masih berdomisili di Garut sehingga pendataannya mengikuti alamat domisili tersebut.

Pemutakhiran data pekerja migran dilakukan setelah KPU menerima informasi dari Kemendagri. Yusuf menyebut pihaknya memperoleh data tersebut setiap semester, kemudian melakukan verifikasi untuk memperbarui data pemilih yang digunakan dalam penyelenggaraan pemilu. Dengan demikian, informasi yang diterima tidak serta-merta menjadi hasil akhir, melainkan diperiksa kembali dalam proses pemutakhiran.

Baca juga: Wamenlu Dorong Pasundan Cetak Pemikir Politik Hadapi Ancaman Global

Di luar data pekerja migran, KPU Garut juga memperbarui data penduduk yang berkaitan dengan perubahan status pemilih. Kelompok yang turut diperiksa mencakup pemilih baru, penduduk yang meninggal dunia, warga yang pindah domisili, serta penduduk berusia di atas 100 tahun. Kategori-kategori tersebut menjadi bagian dari pembaruan data berkelanjutan yang dilakukan jajaran KPU.

Untuk pencocokan dan penelitian terbatas, Yusuf mengatakan perhatian khusus diarahkan pada data ganda pekerja migran. Sementara itu, pemutakhiran secara umum tetap difokuskan pada pemilih baru, pemilih yang meninggal, dan warga yang berpindah domisili. Pemisahan fokus ini berkaitan dengan jenis perubahan data yang perlu diperiksa dalam proses pemutakhiran.

Baca juga: Dua Terduga Pengeroyok Sopir Grab di Wanaraja Ditangkap

Yusuf menegaskan data pemilih masih dapat berubah. Status pekerja migran, misalnya, bisa berganti ketika kontrak kerja mereka berakhir dan mereka kembali ke daerah asal. Sebaliknya, warga yang baru bekerja ke luar negeri juga dapat menambah data pekerja migran yang perlu diperiksa. Karena itu, menurutnya, data tersebut masih dinamis dan persoalan data ganda dapat selesai setelah pekerja bersangkutan menuntaskan kontrak kerjanya.

Tags: Data PemilihGarutKPU Kabupaten GarutPDPB 2026pekerja migran
Previous Post

Pemkab Garut Gandeng Swasta Bangun Sekolah Ramah Lingkungan

Next Post

Polres Cianjur Siagakan Personel di Jalur Rawan Bencana

Next Post
Polres Cianjur Siagakan Personel di Jalur Rawan Bencana

Polres Cianjur Siagakan Personel di Jalur Rawan Bencana

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CIANJUR TERKINI

Polres Cianjur Siagakan Personel di Jalur Rawan Bencana

Polres Cianjur Siagakan Personel di Jalur Rawan Bencana

September 30, 2026
KPU Garut Mutakhirkan Data 817 Pekerja Migran untuk PDPB 2026

KPU Garut Mutakhirkan Data 817 Pekerja Migran untuk PDPB 2026

September 30, 2026
Pemkab Garut Gandeng Swasta Bangun Sekolah Ramah Lingkungan

Pemkab Garut Gandeng Swasta Bangun Sekolah Ramah Lingkungan

September 30, 2026
Wamenlu Dorong Pasundan Cetak Pemikir Politik Hadapi Ancaman Global

Wamenlu Dorong Pasundan Cetak Pemikir Politik Hadapi Ancaman Global

September 30, 2026

CIANJUR.CO adalah website City Directory Kota Cianjur yang merangkum informasi dari berbagai destinasi wisata, penginapan, kuliner, hiburan, area publik, hingga ke gedung pendidikan dan perkantoran. Selain itu juga mengangkat berita ringan yang ada di kota Cianjur.

KONTAK KAMI

Jl. Raya Puncak, Cugenang, Cianjur. Jawa Barat – Indonesia.
0899-862-5050
info@cianjur.co
www.cianjur.co

NAVIGASI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Kontak Kami

© 2024 Cianjur.Co

No Result
View All Result
  • CIANJUR.CO
  • HOME
  • Berita
  • Travel
  • Kuliner
  • Sosok
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Sejarah
  • Info Gempa
    • Gempa Realtime Indonesia
    • Gempa Indonesia 4M+
    • Gempa Dunia Realtime

© 2024 Cianjur.Co