CIANJUR.CO – Harga cabai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, naik dalam sebulan terakhir. Cabai merah tanjung mencatat kenaikan paling tinggi, dari kisaran Rp40 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram.
Kenaikan itu terpantau di Pasar Muka, Cianjur, Senin (28/9/2026). Berdasarkan laporan iNews Cianjur, pedagang menyebut pasokan dari petani berkurang akibat cuaca kering yang memengaruhi produktivitas pertanian.
Baca juga: 203 Koperasi Desa Merah Putih di Cianjur Terbangun, 90 Diverifikasi
Pedagang sayur di Pasar Muka, Tuti Ismiati (45), mengatakan kenaikan harga terjadi bertahap sejak sekitar satu bulan terakhir. Selain cabai merah tanjung, cabai rawit domba naik dari Rp50 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah keriting meningkat dari Rp40 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram.
Menurut Tuti, musim kemarau mengurangi pasokan cabai dari petani dan berdampak pada harga di pasar. Sejumlah sayuran lain juga naik: buncis dari Rp24 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram, serta sawi dari Rp6 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram. Sementara itu, harga bawang disebut turun.
Baca juga: Pasien Anak Meningkat, IGD dan Rawat Inap RSUD Otista Penuh
Kenaikan harga cabai turut mengubah jumlah belanja konsumen. Tuti mengatakan pembeli yang biasanya membeli satu kilogram kini umumnya hanya membeli setengah kilogram.
Baca juga: PSM Agria Suara IPB Dilepas untuk Kompetisi Paduan Suara di Busan
Pedagang lain, Mamat Rohimat (37), juga merasakan dampaknya. Modal yang dikeluarkan meningkat karena harga dari pemasok naik, sedangkan pembelian masyarakat menurun. Ia mengatakan penjualan dan pendapatan ikut berkurang.




