{"id":9009,"date":"2026-10-06T18:15:35","date_gmt":"2026-10-06T11:15:35","guid":{"rendered":"https:\/\/cianjur.co\/news\/?p=9009"},"modified":"2026-10-06T18:15:35","modified_gmt":"2026-10-06T11:15:35","slug":"sugiono-menko-pmk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cianjur.co\/news\/sugiono-menko-pmk\/","title":{"rendered":"Sugiono Terima Estafet Menko PMK, Fokus Empat Agenda Pembangunan Manusia"},"content":{"rendered":"<p><strong>CIANJUR.CO<\/strong> &#8211; Sugiono menerima estafet kepemimpinan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dari Pratikno dalam acara serah terima jabatan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada 5 Oktober 2026. Pergantian kepemimpinan itu menjadi awal bagi Sugiono untuk melanjutkan agenda pembangunan manusia yang telah berjalan sekaligus mengarahkan koordinasi program prioritas di bawah kementerian tersebut.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Sugiono menegaskan bahwa Kemenko PMK akan mengintensifkan upaya untuk mendukung agenda Presiden Prabowo Subianto dalam membangun manusia Indonesia unggul. Ia juga menyebut penguatan orkestrasi, sinergi, dan mobilisasi lintas kementerian serta lembaga sebagai bagian penting agar program prioritas dapat terlaksana tepat waktu dan tepat sasaran.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Sugiono menyampaikan penghargaan kepada Pratikno dan seluruh jajaran Kemenko PMK atas pelaksanaan tugas selama ini. Sugiono sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. Ia menilai tanggung jawab Kemenko PMK memiliki cakupan besar karena berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan manusia, sehingga pelaksanaan agenda di kementerian ini memerlukan kerja bersama.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/pratikno-pamit-dari-kemenko-pmk\/\">Pratikno Pamit dari Kemenko PMK, Titip Pesan Pembangunan Inklusif<\/a><\/p>\n<p>Pratikno menyambut Sugiono dan menjelaskan mandat Kemenko PMK, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global sekaligus memastikan masyarakat tidak tertinggal dalam pembangunan. Ia menyampaikan bahwa dua hal tersebut perlu berjalan beriringan: peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan upaya agar manfaat pembangunan dapat menjangkau masyarakat.<\/p>\n<p>Sugiono menyatakan tidak akan memulai pekerjaan dari awal karena berbagai fondasi dan capaian telah tersedia. Ia berkomitmen meneruskan hal-hal yang telah berjalan baik, memperbaiki bagian yang belum baik, menyempurnakan hal yang masih membutuhkan perbaikan, dan mempercepat pekerjaan yang perlu dipercepat. Dengan demikian, arah kepemimpinan baru yang disampaikannya mencakup kesinambungan sekaligus pembenahan dan percepatan.<\/p>\n<p>Empat klaster agenda Presiden yang menjadi fokus Kemenko PMK adalah pendidikan, kesehatan, ketahanan bencana, dan penurunan kemiskinan. Sugiono menyebut keberhasilan agenda tersebut memerlukan dukungan seluruh jajaran Kemenko PMK serta kementerian dan lembaga yang berada dalam koordinasi kementerian itu. Fokusnya, menurut dia, adalah memastikan transformasi pembangunan manusia dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/penguatan-hilirisasi-indonesia\/\">Pemerintah Perkuat Hilirisasi dan Daya Tarik Investasi<\/a><\/p>\n<h2>Program pendidikan dan kesehatan<\/h2>\n<p>Di sektor pendidikan, pemerintah mendorong perluasan akses dan peningkatan kualitas melalui sejumlah program prioritas. Program yang disebut mencakup renovasi sekolah dan madrasah, pembangunan Sekolah Rakyat dan sekolah nasional terintegrasi, serta transformasi sekolah unggul. Upaya tersebut juga meliputi peningkatan kesejahteraan guru dan digitalisasi pendidikan. Rangkaian program ini menjadi bagian dari klaster pendidikan yang diarahkan untuk memperkuat pembangunan manusia.<\/p>\n<p>Pada bidang kesehatan, agenda yang disampaikan mencakup renovasi puskesmas dan pembangunan rumah sakit. Pemerintah juga mendorong pemeriksaan kesehatan gratis serta percepatan penuntasan tuberkulosis (TBC). Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis dan dokter gigi, turut masuk dalam prioritas. Dengan demikian, agenda kesehatan mencakup fasilitas layanan, pemeriksaan, penanganan TBC, dan ketersediaan tenaga medis.<\/p>\n<p>Untuk ketahanan bencana, pemerintah akan memperkuat kesiapsiagaan, sistem peringatan dini, dan kapasitas penanganan. Percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi setelah bencana juga menjadi bagian dari agenda tersebut. Sementara itu, penurunan kemiskinan diarahkan agar intervensi pemerintah menjangkau kelompok yang paling membutuhkan. Kedua klaster ini melengkapi fokus pendidikan dan kesehatan dalam empat agenda pembangunan manusia yang disebut Sugiono.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/ketahanan-energi-nasional\/\">Warsito: Ketahanan Energi Perlu Perubahan Karakter dan Budaya<\/a><\/p>\n<p>Sugiono menekankan bahwa tanggung jawab atas program-program tersebut tidak hanya berlaku di lingkungan kantor Kemenko PMK. Ia menggambarkannya sebagai tanggung jawab yang berkaitan dengan urusan masyarakat dan kehidupan manusia Indonesia. Ia berharap dukungan, kerja sama, dan doa dari jajaran Kemenko PMK dapat membantu menghadirkan solusi yang bermanfaat serta dirasakan masyarakat.<\/p>\n<p>Acara serah terima jabatan tersebut dihadiri para menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga yang berada di bawah koordinasi Kemenko PMK. Sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pimpinan tinggi pratama dari Kemenko PMK serta Kementerian Luar Negeri juga hadir. Kehadiran jajaran lintas lembaga itu berlangsung dalam acara pergantian kepemimpinan yang menjadi penanda dimulainya tugas Sugiono sebagai Menko PMK.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam serah terima jabatan di Jakarta, Sugiono menyatakan akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun dan mengoptimalkan koordinasi lintas kementerian untuk empat agenda prioritas.<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2683],"tags":[2702,2718,2715,2719,2716],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9009"}],"collection":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9009"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9009\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9010,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9009\/revisions\/9010"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}