{"id":8831,"date":"2026-10-05T12:13:34","date_gmt":"2026-10-05T05:13:34","guid":{"rendered":"https:\/\/cianjur.co\/news\/?p=8831"},"modified":"2026-10-05T12:13:34","modified_gmt":"2026-10-05T05:13:34","slug":"distribusi-air-bersih-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cianjur.co\/news\/distribusi-air-bersih-ciamis\/","title":{"rendered":"BPBD Ciamis Tetap Salurkan Air Bersih Setelah Status Siaga Berakhir"},"content":{"rendered":"<p><strong>CIANJUR.CO<\/strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, masih mendistribusikan air bersih kepada masyarakat meski status siaga darurat kekeringan telah berakhir. Bantuan tetap diberikan karena hasil pemantauan menunjukkan masih ada daerah yang mengalami kekeringan dan warga yang kesulitan mendapatkan air.<\/p>\n<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani mengatakan, kelanjutan bantuan ditentukan oleh kondisi kekeringan yang dihadapi masyarakat, bukan semata-mata oleh masa berlaku status siaga. \u201cMasih lanjut kekeringan, tidak mengikuti status, kalau masih kekeringan siap dibantu,\u201d kata Ani di Ciamis, Minggu. Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, jajaran BPBD masih memantau wilayah terdampak untuk mengetahui kondisi kebutuhan air bersih warga.<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Ciamis menetapkan status siaga darurat kekeringan sebagai langkah mitigasi selama musim kemarau. Status tersebut berlaku mulai Juli hingga 30 September 2026. Setelah tanggal itu, status siaga berakhir, tetapi kondisi di lapangan belum sepenuhnya pulih sehingga penyaluran air masih diperlukan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/kepulangan-pmi-asal-cirebon\/\">Terpisah 35 Tahun, Pemkab Cirebon Siap Fasilitasi Kepulangan Jaeni dari Arab Saudi<\/a><\/p>\n<p>Ani menjelaskan, saat ini Ciamis berada dalam masa transisi dari bencana kekeringan menuju musim hujan. Persiapan penetapan status masa transisi dilakukan untuk selanjutnya ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. \u201cStatus (siaga) sudah tidak berlaku, masih masa transisi,\u201d ujarnya. Dengan demikian, berakhirnya status siaga tidak berarti seluruh daerah yang sebelumnya terdampak telah kembali memiliki kecukupan air.<\/p>\n<p>Hujan memang turun di Kabupaten Ciamis dalam beberapa hari terakhir. Namun, sebarannya masih terbatas dan belum merata ke berbagai wilayah. Ani menyebut hujan baru terjadi di beberapa titik, yaitu Kecamatan Sindangkasih dan Kawali. Di daerah lain yang belum memperoleh hujan, kekeringan dan kesulitan air bersih masih menjadi persoalan yang dipantau BPBD.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/kebakaran-gudang-bahan-kimia-cirebon\/\">Dua Gudang Bahan Kimia di Cirebon Terbakar, Api Disertai Ledakan<\/a><\/p>\n<p>Pemantauan oleh jajaran BPBD Ciamis terus dilakukan di daerah-daerah yang mengalami kekeringan. Ani menyampaikan bahwa langkah tersebut bertujuan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi. Perbedaan kondisi antarlokasi\u2014dengan hujan yang baru turun di sebagian titik\u2014menjadi bagian dari keadaan yang mendasari bantuan tetap berjalan setelah status siaga berakhir.<\/p>\n<p>Selama masa status siaga darurat, kekeringan tercatat melanda 143 dusun di 65 desa yang tersebar di 23 kecamatan. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat di wilayah terdampak kesulitan memperoleh air bersih. BPBD Ciamis bersama instansi lainnya telah mendistribusikan 2.135.000 liter air untuk memenuhi kebutuhan 45.273 jiwa atau 16.024 kepala keluarga.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/cagar-budaya-cianjur\/\">Disbudpar Cianjur Rekomendasikan Delapan Objek sebagai Cagar Budaya<\/a><\/p>\n<p>Data tersebut mencatat jangkauan dampak kekeringan dan bantuan selama status siaga. Sementara itu, distribusi masih dilanjutkan bagi masyarakat yang tetap kesulitan air setelah status berakhir. BPBD juga terus memantau kondisi daerah terdampak ketika Ciamis memasuki masa transisi menuju musim hujan, sementara hujan yang turun belum merata.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BPBD Ciamis melanjutkan distribusi air karena sejumlah wilayah masih kekeringan meski status siaga darurat berakhir pada 30 September 2026.<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8833,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[2540,2539,2130,2157],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8831"}],"collection":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8831"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8832,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8831\/revisions\/8832"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8833"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}