{"id":8638,"date":"2026-10-02T12:13:45","date_gmt":"2026-10-02T05:13:45","guid":{"rendered":"https:\/\/cianjur.co\/news\/?p=8638"},"modified":"2026-10-02T12:13:45","modified_gmt":"2026-10-02T05:13:45","slug":"pengurus-pwi-jawa-barat-2026-2031","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cianjur.co\/news\/pengurus-pwi-jawa-barat-2026-2031\/","title":{"rendered":"Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Jabar Periode 2026-2031"},"content":{"rendered":"<p><strong>CIANJUR.CO<\/strong> &#8211; Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir melantik pengurus PWI Provinsi Jawa Barat periode 2026-2031 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat. Kepengurusan baru itu dipimpin Tantan Sulthon sebagai Ketua PWI Provinsi Jawa Barat. Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa bakti pengurus untuk periode lima tahun ke depan.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Akhmad Munir menempatkan pelantikan sebagai awal tanggung jawab yang harus dijalankan para pengurus. Berdasarkan laporan ANTARA Jabar, ia menyampaikan bahwa pengurus baru memiliki tanggung jawab menjaga profesionalisme profesi, organisasi, bangsa, dan negara. Dengan demikian, amanah yang diterima dalam pelantikan tidak berhenti pada pengukuhan jabatan, tetapi harus dijalankan sepanjang masa bakti.<\/p>\n<p>Munir menyatakan bahwa kepercayaan, kehormatan, dan kemuliaan yang diberikan kepada pengurus perlu dipertanggungjawabkan pada akhir masa tugas. Ia mengatakan, \u201cKepercayaan, kehormatan, dan kemuliaan yang diterima hari ini sebagai pengurus nantinya harus dipertanggungjawabkan di akhir masa bakti.\u201d Pernyataan itu menjadi penekanan mengenai konsekuensi dari kepercayaan organisasi kepada mereka yang dilantik.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/program-tatapakan-jati-kuningan\/\">Tatapakan Jati Kuningan Jangkau 92 Kelompok untuk Produktifkan Pekarangan<\/a><\/p>\n<p>Ia juga mengaitkan tanggung jawab tersebut dengan posisi PWI sebagai organisasi wartawan berskala besar. Menurut Munir, PWI merupakan organisasi terbesar di Indonesia dengan jumlah anggota lebih dari 30 ribu orang. Jumlah anggota itu, kata dia, membawa tanggung jawab untuk menjaga kemerdekaan pers, mencerdaskan masyarakat, serta mendorong kemajuan bangsa dan negara. Ia menyebut tanggung jawab organisasi tersebut berkaitan dengan peran pers di tengah masyarakat dan kehidupan berbangsa.<\/p>\n<p>Untuk Jawa Barat, Munir menyampaikan bahwa pers perlu berjalan bersama pemerintah dalam upaya mencerdaskan masyarakat dan membangun bangsa serta negara. Ia secara khusus menyinggung pembangunan Jabar sebagai bagian dari tujuan tersebut. Kerja bersama, menurutnya, perlu melibatkan para pemangku kepentingan ketika mereka mempunyai tujuan yang sama bagi kebaikan Jawa Barat, bangsa, dan negara. \u201cSebuah keharusan para &#8216;stakeholder&#8217; untuk saling bekerja sama ketika kita memiliki tujuan yang sama untuk kebaikan Jabar, bangsa, dan negara,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ketua PWI Provinsi Jabar Tantan Sulthon menyampaikan terima kasih kepada PWI Pusat dan jajaran pengurus PWI Jabar di tingkat provinsi, kota, serta kabupaten. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat dan instansi lain yang hadir serta memberikan dukungan, sehingga pelantikan dapat terselenggara. Ucapan tersebut disampaikan dalam rangkaian pelantikan kepengurusan yang baru.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/situs-buyut-kiwot\/\">Disbudpar Cirebon Telusuri Sejarah dan Tradisi Situs Buyut Kiwot<\/a><\/p>\n<p>Tantan menegaskan bahwa kegiatan itu tidak hanya dimaknai sebagai seremoni. Ia menyebut pengukuhan sebagai titik awal bagi pengurus untuk terus membangun dan menjaga marwah pers nasional. \u201cPengukuhan ini tidak hanya sekadar seremonial, tapi ini harus menjadi awal kita untuk terus membangun pers,\u201d katanya. Dengan penekanan itu, ia mengarahkan perhatian pada pekerjaan organisasi setelah prosesi pelantikan berlangsung.<\/p>\n<p>Ia menyebut PWI Jabar memiliki sekitar seribuan anggota yang tersebar di kota dan kabupaten. Organisasi itu juga memiliki empat kelompok kerja di Bandung. Tantan memandang anggota dan kelompok kerja tersebut sebagai kekuatan yang siap bersinergi untuk membangun Jawa Barat. Ia turut menyampaikan niat PWI Jabar untuk membesarkan organisasi dan menjadi mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/pengiriman-ilegal-benih-lobster\/\">Lanal Cirebon Ungkap Pengiriman 75.435 Benih Lobster di Tol Cipali<\/a><\/p>\n<p>Dalam kemitraan itu, Tantan mengatakan pemerintah memiliki kinerja dan partisipasi, sedangkan PWI mempunyai kewajiban untuk terus mengawal. Pernyataan tersebut menyertai harapan agar PWI Jabar dapat berperan sebagai mitra pemerintah daerah tanpa melepaskan tanggung jawab organisasinya. Ia menyampaikan posisi tersebut dalam konteks upaya membangun Jawa Barat.<\/p>\n<p>Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menyampaikan pandangannya mengenai PWI. Ia menyebut organisasi tersebut sebagai organisasi profesi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia. Dedi menekankan pentingnya objektivitas dalam pemberitaan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas wartawan. \u201cPWI organisasi tertua di Indonesia, organisasi terbesar untuk objektif dalam menyajikan pemberitaan,\u201d katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengurus PWI Jawa Barat periode 2026-2031 di bawah kepemimpinan Tantan Sulthon dilantik di Gedung Merdeka, Bandung. Akhmad Munir menekankan tanggung jawab organisasi dan profesi.<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8640,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[2364,2365,2362,2363],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8638"}],"collection":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8638"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8638\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8639,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8638\/revisions\/8639"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8638"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8638"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8638"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}