{"id":8158,"date":"2026-09-02T15:37:35","date_gmt":"2026-09-02T08:37:35","guid":{"rendered":"https:\/\/cianjur.co\/news\/?p=8158"},"modified":"2026-09-02T15:37:35","modified_gmt":"2026-09-02T08:37:35","slug":"jadwal-wayang-golek-september-2026-dalang-lokasi-dan-waktu-pertunjukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cianjur.co\/news\/jadwal-wayang-golek-september-2026-dalang-lokasi-dan-waktu-pertunjukan\/","title":{"rendered":"Jadwal Wayang Golek September 2026: Dalang, Lokasi, dan Waktu Pertunjukan"},"content":{"rendered":"<p><strong>CIANJUR.CO<\/strong> &#8211; Memasuki bulan september 2026, masyarakat Jawa Barat kembali memiliki kesempatan untuk menikmati salah satu pertunjukan seni tradisional yang telah menjadi bagian penting dari kebudayaan Sunda. Sejumlah pementasan akan digelar di berbagai lokasi, terutama di wilayah Bandung Raya, Cianjur, hingga Karawang.<\/p>\n<p>Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pertunjukan seni tradisional tersebut, informasi mengenai <strong>jadwal wayang golek<\/strong> tentu menjadi hal penting. Selain mengetahui tanggal pementasan, calon penonton juga perlu memperhatikan lokasi, nama dalang, serta jenis acara yang menjadi tempat berlangsungnya pertunjukan.<\/p>\n<p>Wayang golek bukan sekadar tontonan dengan boneka kayu yang dimainkan di atas panggung. Di balik setiap gerakan tokoh dan alunan musik, terdapat tradisi panjang yang menggabungkan seni rupa, sastra lisan, musik, humor, filosofi kehidupan, dan nilai-nilai sosial.<\/p>\n<p>Karena memiliki karakter yang khas, pertunjukan wayang golek sampai sekarang masih mempunyai tempat tersendiri di tengah masyarakat. Bahkan, pementasannya tidak hanya ditemukan dalam acara budaya, tetapi juga pada perayaan tertentu, festival, syukuran masyarakat, hingga kegiatan yang dikemas lebih modern.<\/p>\n<h2><strong>Wayang Golek, Seni Tradisional yang Tetap Hidup<\/strong><\/h2>\n<p>Salah satu daya tarik utama <strong>jadwal wayang golek<\/strong> September 2026 adalah tersebarnya lokasi pertunjukan di sejumlah daerah. Hal tersebut memperlihatkan bahwa kesenian tradisional tidak hanya berpusat di gedung pertunjukan atau pusat kebudayaan, tetapi juga dapat hadir langsung di lingkungan masyarakat.<\/p>\n<p>Wayang golek dikenal sebagai kesenian tradisional yang berkembang kuat di Jawa Barat dan identik dengan kebudayaan Sunda. Tokoh-tokohnya dibuat menggunakan bahan kayu dan memiliki bentuk tiga dimensi sehingga tampil menyerupai boneka yang dapat digerakkan oleh seorang dalang.<\/p>\n<p>Dalam pementasannya, dalang mempunyai peranan yang sangat besar. Ia bukan hanya menggerakkan tokoh, tetapi juga menghidupkan karakter, menyampaikan dialog, mengatur alur cerita, membangun suasana, hingga berinteraksi dengan iringan musik tradisional.<\/p>\n<p>Karakter tersebut membuat pertunjukan wayang golek berbeda dari sekadar pertunjukan boneka. Dalang dituntut mempunyai kemampuan bercerita, olah suara, memahami karakter tokoh, serta memiliki pengetahuan mengenai cerita yang dibawakan.<\/p>\n<p>Cerita yang disampaikan pun beragam. Sebagian pertunjukan mengangkat kisah pewayangan yang telah dikenal masyarakat, sedangkan lainnya dapat dikembangkan sesuai konteks acara dan kreativitas dalang. Unsur humor sering menjadi bagian yang membuat pertunjukan terasa dekat dengan penonton.<\/p>\n<p>Tidak jarang, pesan mengenai kehidupan sehari-hari juga disisipkan melalui dialog antartokoh. Persoalan keluarga, hubungan sosial, kepemimpinan, kesetiaan, tanggung jawab, hingga kritik terhadap kondisi masyarakat dapat disampaikan dengan cara yang ringan.<\/p>\n<h2><strong>Daftar Pertunjukan September 2026<\/strong><\/h2>\n<p>Berdasarkan informasi yang tercantum dalam materi publikasi pertunjukan, <strong>jadwal wayang golek<\/strong> pada September 2026 mencakup beberapa pementasan yang tersebar di Kabupaten Bandung, Cianjur, dan Karawang.<\/p>\n<p>Salah satu nama dalang yang memiliki sejumlah agenda pementasan pada bulan ini adalah Ki Dalang Senda Riwanda. Agenda pertunjukannya tersebar di beberapa desa dan kampung dengan tanggal yang berbeda.<\/p>\n<p>Sementara itu, pertunjukan lainnya akan menghadirkan Wayang Golek Bathara Sena dalam rangkaian Festival Kuliner Bandung. Pementasan tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Summarecon Mall Bandung.<\/p>\n<p>Berikut rincian agenda yang dapat menjadi referensi masyarakat.<\/p>\n<h3><strong>Ki Dalang Senda Riwanda<\/strong><\/h3>\n<p>Nama Ki Dalang Senda Riwanda tercatat dalam sejumlah agenda pertunjukan sepanjang September 2026. Jika melihat <strong>jadwal wayang golek<\/strong> yang tersedia, rangkaian pementasannya cukup padat karena berlangsung hampir setiap pekan.<\/p>\n<p>Berikut daftar lokasi dan tanggal yang tercantum:<\/p>\n<h4><strong>Jumat, 4 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Bojong Emas, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Pertunjukan pada awal September ini menjadi salah satu agenda pembuka rangkaian pementasan Ki Dalang Senda Riwanda. Bagi masyarakat sekitar Solokan Jeruk dan wilayah yang berdekatan, acara ini dapat menjadi kesempatan untuk menikmati kesenian tradisional secara langsung.<\/p>\n<h4><strong>Sabtu, 5 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Kampung Papakserang RW 07, Desa Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Sehari setelah pertunjukan sebelumnya, agenda berikutnya berlangsung di kawasan Ciparay. Lokasinya berada di lingkungan permukiman masyarakat sehingga suasana pementasan berpotensi terasa lebih dekat dan akrab bagi warga setempat.<\/p>\n<h4><strong>Minggu, 6 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Kampung Jongor RW 13, Desa Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Masih berada di wilayah Desa Serangmekar, pertunjukan berlanjut pada Minggu malam. Rangkaian ini menunjukkan bagaimana pementasan wayang dapat menjadi bagian dari kegiatan masyarakat di tingkat kampung dan desa.<\/p>\n<h4><strong>Sabtu, 12 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Kampung Sarongge Pabrik, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet\/Cipanas, Kabupaten Cianjur.<\/p>\n<p>Agenda di wilayah Cianjur menjadi salah satu pertunjukan yang menarik perhatian, khususnya bagi masyarakat di kawasan Cipanas dan Pacet. Kehadiran pementasan seperti ini turut memperluas ruang apresiasi terhadap budaya Sunda di luar wilayah Bandung.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/kopi-sarongge-harmoni-petani-hutan-dan-cita-rasa-alam-cianjur\/\">Kopi Sarongge: Harmoni Petani, Hutan, dan Cita Rasa Alam Cianjur<\/a><\/p>\n<h4><strong>Minggu, 13 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Kampung Papakserang RT 02 RW 01, Desa Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Pertunjukan kembali digelar di Desa Serangmekar. Informasi <strong>jadwal wayang golek<\/strong> untuk tanggal ini dapat menjadi acuan warga yang sebelumnya belum sempat menghadiri pementasan pada agenda awal bulan.<\/p>\n<h4><strong>Jumat, 18 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Rancamanuk RW 13, Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Memasuki pekan ketiga September, Ki Dalang Senda Riwanda dijadwalkan tampil di kawasan Baleendah. Pementasan pada malam akhir pekan seperti ini berpotensi menjadi hiburan bagi keluarga dan masyarakat setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.<\/p>\n<h4><strong>Sabtu, 19 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Kompleks Bumi Cibiru Raya A No. 20, Cibiru, Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Agenda berikutnya berpindah menuju kawasan Cibiru. Bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar lokasi, <strong>jadwal wayang golek<\/strong> ini dapat menjadi pilihan hiburan sekaligus sarana untuk mengenalkan kesenian tradisional kepada generasi muda.<\/p>\n<h4><strong>Minggu, 20 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Kampung Gulang-Gulang, Desa Cipedes, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Pementasan kemudian berlanjut ke wilayah Paseh. Kehadiran wayang golek di lingkungan kampung memperlihatkan bahwa keberlangsungan seni tradisional sangat berkaitan dengan dukungan masyarakat sebagai penonton sekaligus penyelenggara.<\/p>\n<h4><strong>Sabtu, 26 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Dusun Karangmulya, Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang.<\/p>\n<p>Agenda selanjutnya membawa pertunjukan ke wilayah Karawang. Meskipun wayang golek sangat lekat dengan Jawa Barat, pementasan di berbagai kabupaten memperlihatkan luasnya ruang apresiasi terhadap seni pertunjukan Sunda.<\/p>\n<h4><strong>Minggu, 27 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Lokasi:<\/strong> Kampung Cijagra, Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Rangkaian pertunjukan Ki Dalang Senda Riwanda pada September ditutup dengan agenda di Bojongsoang. Dengan demikian, masyarakat di sekitar wilayah tersebut memiliki kesempatan menyaksikan pementasan pada penghujung bulan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/pacet\/ciputri\/\">Mengenal Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Cianjur<\/a><\/p>\n<h3><strong>Wayang Golek Bathara Sena di Festival Kuliner Bandung<\/strong><\/h3>\n<p>Selain rangkaian pertunjukan Ki Dalang Senda Riwanda, <strong>jadwal wayang golek<\/strong> September 2026 juga mencatat kehadiran Wayang Golek Bathara Sena.<\/p>\n<p>Pertunjukan tersebut dijadwalkan menjadi bagian dari Festival Kuliner Bandung yang berlangsung di area Parkir Barat Summarecon Mall Bandung. Agenda ini menarik karena menggabungkan kesenian tradisional dengan kegiatan kuliner yang mempunyai karakter lebih modern dan populer di kalangan masyarakat perkotaan.<\/p>\n<h4><strong>Jumat, 4 September 2026<\/strong><\/h4>\n<p><strong>Acara:<\/strong> Festival Kuliner Bandung<br \/>\n<strong>Pertunjukan:<\/strong> Wayang Golek Bathara Sena<br \/>\n<strong>Lokasi:<\/strong> Parkir Barat Summarecon Mall Bandung<br \/>\n<strong>Tanggal:<\/strong> Jumat, 4 September 2026<\/p>\n<p>Kombinasi antara festival kuliner dan seni tradisional dapat menjadi salah satu pendekatan menarik untuk memperkenalkan wayang kepada masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n<p>Bagi generasi muda, kehadiran wayang golek dalam acara publik seperti festival dapat menciptakan pengalaman budaya yang lebih santai. Mereka dapat menikmati berbagai kegiatan dalam satu lokasi sekaligus mengenal kembali kesenian yang mungkin sebelumnya hanya diketahui melalui cerita orang tua atau media sosial.<\/p>\n<h2><strong>Mengapa Pertunjukan Wayang Golek Masih Menarik?<\/strong><\/h2>\n<p>Keberadaan <strong>jadwal wayang golek<\/strong> yang cukup beragam pada September 2026 menunjukkan bahwa kesenian tersebut belum kehilangan peminat. Ada beberapa faktor yang membuat pertunjukan wayang tetap mempunyai daya tarik.<\/p>\n<p>Pertama adalah kemampuan dalang dalam menghidupkan cerita. Tokoh-tokoh kayu yang pada dasarnya tidak bergerak sendiri dapat terasa hidup karena kemampuan dalang mengatur gerakan, suara, dialog, dan ekspresi.<\/p>\n<p>Kedua adalah unsur humor. Wayang golek tidak selalu disampaikan dengan gaya serius. Dialog jenaka dan tingkah laku tokoh tertentu membuat penonton dari berbagai usia dapat menikmati pertunjukan.<\/p>\n<p>Ketiga adalah kandungan pesan moral. Cerita yang dibawakan sering kali memberikan gambaran tentang konsekuensi sebuah tindakan, pentingnya menjaga hubungan dengan orang lain, serta nilai kepemimpinan dan tanggung jawab.<\/p>\n<p>Keempat adalah musik pengiring. Suara gamelan dan sinden menjadi bagian penting yang membentuk atmosfer pertunjukan. Perpaduan antara suara dalang, musik, dan gerakan wayang menciptakan karakter pertunjukan yang sulit digantikan oleh hiburan modern.<\/p>\n<h2><strong>Pertunjukan Wayang sebagai Ruang Berkumpul<\/strong><\/h2>\n<p>Mencermati <strong>jadwal wayang golek<\/strong> September 2026, sebagian besar lokasi pertunjukan berada di lingkungan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa wayang tidak hanya berfungsi sebagai tontonan, tetapi juga dapat menjadi ruang berkumpul.<\/p>\n<p>Sebuah pementasan biasanya menghadirkan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Anak-anak dapat mengenal karakter wayang, orang dewasa menikmati cerita dan humor, sementara generasi yang lebih tua dapat bernostalgia dengan kesenian yang telah mereka kenal sejak lama.<\/p>\n<p>Dari sisi sosial, kegiatan seperti ini juga dapat mempererat hubungan antarmasyarakat. Warga memiliki kesempatan bertemu, berbincang, dan menikmati hiburan secara bersama-sama.<\/p>\n<h2><strong>Cara Menikmati Pertunjukan dengan Lebih Menarik<\/strong><\/h2>\n<p>Bagi masyarakat yang hendak menggunakan <strong>jadwal wayang golek<\/strong> sebagai panduan menonton, sebaiknya tidak hanya berfokus pada tanggal pertunjukan. Informasi mengenai lokasi secara detail juga perlu diperhatikan karena sejumlah pementasan berlangsung di tingkat kampung, dusun, kompleks, atau lingkungan permukiman.<\/p>\n<p>Pastikan kembali nama lokasi sebelum berangkat. Jika memungkinkan, masyarakat juga dapat mencari informasi tambahan dari panitia atau pihak penyelenggara mengenai jam mulai pertunjukan.<\/p>\n<p>Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi lalu lintas. Beberapa lokasi berada di kawasan yang cukup padat sehingga keberangkatan lebih awal dapat menjadi pilihan yang bijak.<\/p>\n<p>Karena informasi mengenai <strong>jadwal wayang golek<\/strong> dapat mengalami perubahan akibat kondisi teknis atau keputusan penyelenggara, calon penonton sebaiknya melakukan pengecekan ulang menjelang hari pelaksanaan.<\/p>\n<h2><strong>Menjaga Wayang Golek di Tengah Perubahan Zaman<\/strong><\/h2>\n<p>Wayang golek menghadapi tantangan yang cukup besar di era hiburan digital. Masyarakat saat ini memiliki banyak pilihan tontonan, mulai dari video pendek, layanan streaming, permainan daring, hingga berbagai konten media sosial.<\/p>\n<p>Namun, kondisi tersebut bukan berarti seni tradisional harus ditinggalkan. Justru teknologi dapat digunakan untuk memperkenalkan wayang kepada kelompok masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n<p>Dokumentasi pertunjukan, potongan dialog menarik, pengenalan karakter wayang, hingga cerita di balik pembuatan wayang dapat dikemas dalam bentuk konten digital. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat yang belum pernah datang langsung ke lokasi pertunjukan dapat mulai mengenal kesenian ini.<\/p>\n<p>Informasi <strong>jadwal wayang golek<\/strong> yang disebarkan melalui media sosial juga dapat membantu meningkatkan jumlah penonton. Semakin mudah masyarakat memperoleh informasi, semakin besar pula peluang mereka untuk hadir secara langsung.<\/p>\n<h2><strong>Daftar Ringkas Agenda September 2026<\/strong><\/h2>\n<p>Sebagai rangkuman, <strong>jadwal wayang golek<\/strong> September 2026 yang tercantum dalam informasi ini meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>4 September:<\/strong> Bojong Emas, Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>5 September:<\/strong> Kampung Papakserang RW 07, Ciparay, Kabupaten Bandung \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>6 September:<\/strong> Kampung Jongor RW 13, Ciparay, Kabupaten Bandung \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>12 September:<\/strong> Kampung Sarongge Pabrik, Ciputri, Pacet\/Cipanas, Cianjur \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>13 September:<\/strong> Kampung Papakserang RT 02\/RW 01, Ciparay, Kabupaten Bandung \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>18 September:<\/strong> Rancamanuk RW 13, Wargamekar, Baleendah \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>19 September:<\/strong> Bumi Cibiru Raya A No. 20, Cibiru \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>20 September:<\/strong> Kampung Gulang-Gulang, Cipedes, Paseh \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>26 September:<\/strong> Dusun Karangmulya, Lemahmulya, Majalaya, Karawang \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>27 September:<\/strong> Kampung Cijagra, Bojongsoang \u2014 Ki Dalang Senda Riwanda.<\/li>\n<li><strong>4 September:<\/strong> Festival Kuliner Bandung, Parkir Barat Summarecon Mall Bandung \u2014 Wayang Golek Bathara Sena.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Jangan Lewatkan Pementasan di September<\/strong><\/h2>\n<p>Bagi pencinta budaya Sunda, <strong>jadwal wayang golek<\/strong> September 2026 menawarkan cukup banyak pilihan pertunjukan yang tersebar di sejumlah wilayah Jawa Barat. Agenda Ki Dalang Senda Riwanda menjadi salah satu rangkaian yang cukup panjang, sementara Bathara Sena hadir dalam suasana berbeda melalui Festival Kuliner Bandung.<\/p>\n<p>Kehadiran berbagai pementasan tersebut menjadi bukti bahwa seni tradisional masih dapat berjalan beriringan dengan perkembangan masyarakat. Wayang golek dapat hadir di lingkungan kampung, acara komunitas, maupun festival yang menyasar masyarakat perkotaan.<\/p>\n<p>Lebih dari sekadar hiburan, <strong>jadwal wayang golek<\/strong> juga dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk mengenal warisan budaya daerahnya. Menyaksikan langsung seorang dalang memainkan tokoh demi tokoh memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan sekadar membaca tentang wayang melalui internet.<\/p>\n<p>Masyarakat yang tertarik menyaksikan pementasan sebaiknya mencatat <strong>jadwal wayang golek<\/strong> sesuai wilayah terdekat. Periksa kembali informasi waktu dan lokasi sebelum berangkat agar tidak melewatkan pertunjukan.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, keberlangsungan wayang golek sangat bergantung pada adanya penonton, pelaku seni, penyelenggara, dan masyarakat yang terus memberikan ruang bagi kesenian tersebut. Setiap kali panggung wayang dibuka dan seorang dalang mulai memainkan tokohnya, sebuah tradisi kembali mendapatkan kesempatan untuk hidup dan diwariskan.<\/p>\n<p>Karena itu, mencatat <strong>jadwal wayang golek<\/strong> bukan hanya soal mencari hiburan pada akhir pekan. Datang langsung ke pertunjukan juga merupakan bentuk apresiasi sederhana terhadap para dalang, nayaga, sinden, perajin wayang, serta seluruh pihak yang menjaga kesenian tradisional tetap hadir di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Bagi masyarakat Bandung, Cianjur, Karawang, dan wilayah Jawa Barat lainnya, September 2026 dapat menjadi momentum untuk kembali menikmati seni pertunjukan khas Sunda secara langsung. Dengan dukungan penonton yang terus tumbuh, wayang golek diharapkan tidak hanya bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi berkembang menjadi kesenian yang tetap relevan bagi generasi masa kini dan masa depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CIANJUR.CO &#8211; Memasuki bulan september 2026, masyarakat Jawa Barat kembali memiliki kesempatan untuk menikmati salah satu pertunjukan seni tradisional yang telah menjadi bagian penting dari kebudayaan Sunda. Sejumlah pementasan akan digelar di berbagai lokasi, terutama di wilayah Bandung Raya, Cianjur, hingga Karawang. Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pertunjukan seni tradisional tersebut, informasi mengenai jadwal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8162,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5,467,1269],"tags":[1565,1560,1402,1557,1564,1559,1563,1561,1562,1566,1558],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8158"}],"collection":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8158"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8158\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8163,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8158\/revisions\/8163"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8162"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8158"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8158"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8158"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}