{"id":8107,"date":"2026-06-09T12:47:57","date_gmt":"2026-06-09T05:47:57","guid":{"rendered":"https:\/\/cianjur.co\/news\/?p=8107"},"modified":"2026-06-09T16:51:37","modified_gmt":"2026-06-09T09:51:37","slug":"dishub-cianjur-ajukan-pju-baru-usulkan-tambahan-1-500-titik-lampu-jalan-ke-pemerintah-pusat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cianjur.co\/news\/dishub-cianjur-ajukan-pju-baru-usulkan-tambahan-1-500-titik-lampu-jalan-ke-pemerintah-pusat\/","title":{"rendered":"Dishub Cianjur Ajukan PJU Baru, Usulkan Tambahan 1.500 Titik Lampu Jalan ke Pemerintah Pusat"},"content":{"rendered":"<p>Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali mengajukan penambahan sebanyak 1.500 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan nasional yang melintasi wilayah tersebut. Langkah Dishub\u00a0 Cianjur ajukan pju baru ini disampaikan langsung kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/hati-hati-bahaya-jalur-cugenang-cianjur\/\">Hati-hati! Bahaya Di Balik Indahnya Jalur Cugenang \u2013 Cianjur<\/a><\/p>\n<p>Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan laporan terkait keterbatasan dan kerusakan lampu penerangan jalan di jalur nasional sejak tahun lalu. Laporan tersebut mencakup kondisi jalan dari kawasan utara hingga selatan Cianjur yang masih membutuhkan penambahan penerangan.<\/p>\n<p>Menurutnya, pemerintah daerah bahkan telah melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Perhubungan bersama Wakil Bupati Cianjur untuk mempercepat realisasi program tersebut. Upaya Dishub Cianjur ajukan pju baru dinilai sangat penting karena minimnya lampu jalan kerap menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya di ruas Pacet\u2013Cugenang.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/desa-cibeureum-cugenang-cianjur-potensi-lengkap\/\">Mengenal Desa Cibeureum Cugenang Cianjur: Pesona Alam dan Potensi Unggulan<\/a><\/p>\n<p>Namun demikian, Kementerian Perhubungan menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama. Akibatnya, rencana pemasangan lampu jalan baru di sejumlah ruas jalan nasional di Cianjur belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat dan diperkirakan baru dapat direalisasikan pada tahun mendatang.<\/p>\n<p>&#8220;Jawaban dari Kementerian saat ini anggaran masih minim, sehingga upaya penambahan PJU baru di jalan nasional di Cianjur belum dapat dilakukan, kemungkinan baru dapat dilakukan di tahun depan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Penundaan tersebut juga berdampak pada program pemasangan PJU di kawasan selatan Cianjur yang sebelumnya direncanakan berlangsung tahun ini. Pemerintah daerah berharap kebutuhan anggaran untuk program tersebut dapat tersedia pada tahun depan sehingga pengerjaan dapat segera dimulai.<\/p>\n<p>Aris mengungkapkan, kebutuhan penerangan jalan di seluruh ruas jalan nasional yang membentang di wilayah Cianjur diperkirakan mencapai sekitar 11 ribu titik. Sementara itu, khusus wilayah utara, termasuk jalur Cianjur\u2013Puncak, masih membutuhkan tambahan sekitar 1.500 titik PJU.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/cianjur.co\/news\/desa-galudra-cugenang-cianjur-potensi-dan-info-wilayah\/\">Desa Galudra Cugenang Cianjur \u2013 Potensi dan Info Wilayah<\/a><\/p>\n<p>Saat ini tercatat sekitar 1.800 unit lampu jalan telah terpasang di jalur nasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 447 titik mengalami kerusakan dan telah dilaporkan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, kebutuhan penerangan masih cukup besar, terutama di sepanjang ruas Cianjur, Cugenang, Pacet hingga kawasan Puncak. Secara ideal, jalur tersebut memerlukan sekitar 4.000 titik PJU agar penerangan jalan dapat berfungsi secara optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Tentunya masih banyak kekurangan termasuk di sepanjang jalur selatan dan utara terutama mulai dari Jalan Raya Cianjur, Cugenang, Pacet, dan Puncak, sehingga dibutuhkan sekitar 1.500 titik baru, dimana idealnya titik PJU di jalan tersebut sekitar 4 ribu titik,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sambil menunggu realisasi bantuan dari pemerintah pusat, Dishub Cianjur terus berupaya melakukan perbaikan terhadap lampu jalan yang rusak. Meski demikian, proses perbaikan masih bergantung pada ketersediaan anggaran yang dimiliki.<\/p>\n<p>&#8220;Harapan kami bantuan dari pemerintah pusat menambah jumlah PJU di sepanjang jalan nasional dapat terlaksana dalam waktu dekat, karena PJU di jalan nasional bukan kewenangan pemerintah daerah, kami akan terus mengupayakan penambahan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Program Dishub Cianjur ajukan pju baru menjadi salah satu langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan penerangan jalan yang masih cukup besar di berbagai wilayah. Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi mengingat kewenangan pengelolaan PJU di jalan nasional berada di bawah pemerintah pusat. Oleh karena itu, koordinasi dan pengajuan tambahan penerangan jalan akan terus dilakukan demi meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan di wilayah Cianjur.<\/p>\n<p>Dengan terus berlanjutnya upaya Dishub Cianjur ajukan pju baru, masyarakat berharap kebutuhan lampu penerangan di jalur nasional maupun kawasan rawan kecelakaan dapat segera terpenuhi sehingga mobilitas warga menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar, terutama pada malam hari.<\/p>\n<p><strong>Sumber: ANTARAJABAR<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali mengajukan penambahan sebanyak 1.500 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan nasional yang melintasi wilayah tersebut. Langkah Dishub\u00a0 Cianjur ajukan pju baru ini disampaikan langsung kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Baca juga: Hati-hati! Bahaya Di Balik Indahnya Jalur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8108,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[1445,949,480,448,1444,1457,1452,1443,1449,1448,1441,1440,1447,1442,1458,1450,1454,1456,1453,1439,1438,1446,1459,1451,1455],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8107"}],"collection":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8107"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8107\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8111,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8107\/revisions\/8111"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8107"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8107"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cianjur.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8107"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}